Viral Ibu dan Anak Tinggal dalam Ponten Umum di Surabaya 15 Tahun

Viral Ibu dan Anak Tinggal dalam Ponten Umum di Surabaya 15 Tahun © mili.id

Perabotan milik ibu dan anak dipindahkan dari ponten umum yang mereka tempati (Foto: Istimewa)

Surabaya, mili.id - Kisah ibu dan anak tinggal dalam ponten umum di Surabaya viral di media sosial.

Ibu dan anak itu bernama Taspiah (70) dan Tumini (55). Mereka tinggal di ponten umum Taman Lumumba, Jalan Ngagel, Wonokromo, Surabaya.

Baca juga: Four Points by Sheraton Surabaya Gelar Trading Card Show Pertama di Surabaya

Camat Wonokromo, Maria Agustin Yuristina mengatakan, setelah video tersebut viral, pihaknya langsung melakukan pengecekan dan mengumpulkan informasi terkait penghuni ponten umum tersebut.

"Beliau sudah menempati poten ini sekitar 15 tahun yang lalu, sejak 2010. Beliaunya mau kooperatif, sadar bahwa ini adalah fasilitas umum yang harus dikosongkan," kata Maria, Rabu (2/7/2025).

Menurut Maria, pada Selasa (1/7/2025) malam, pihaknya bersama Satpol PP dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya melakukan pemindahan perabotan rumah tangga milik ibu dan anak itu ke rumahnya, yang masih berada di wilayah Wonokromo.

Baca juga: Suroboyo 10K 2026 Dibanjiri Ribuan Pelari, Hotel dan Kuliner Surabaya Ikut Terdongkrak

"Mulai semalam dibantu oleh teman-teman Satpol PP untuk mengosongkan bangunan, sehingga pagi ini sudah kosong. Untuk bangunannya kami kembalikan kepada pemilik, yang kebetulan dulu melakukan inisiasi pembangunan dan akan segera kami selesaikan sesuai ketentuan," paparnya.

Maria menyebut, Taspiah tergolong masyarakat kurang mampu dari segi perekonomian. Pihaknya juga memberikan sedikit bantuan agar dapat mencukupi kebutuhannya sehari-hari.

"Kami lakukan outreach dan kami lakukan pendekatan, serta upaya apa yang dapat kami lakukan supaya dapat mensupport ekonomi keluarganya. Yang bersangkutan menyampaikan akan berfikir dulu untuk memulai usaha berjualan. Kami akan support hal itu," jelasnya.

Baca juga: Remaja Surabaya Tewas Diduga Dikeroyok Usai Perselisihan Sandal Crocs Rp1,5 Juta

Sementara Kasitrantib Kecamatan Wonokromo, Andi Arvianto mengatakan, setelah dilakukan pemindahan barang serta pembersihan di ponten tersebut, pihaknya bersama perangkat wilayah setempat bakal rutin melakukan pengawasan di lokasi tersebut.

"Untuk itu kami dari Satpol PP akan secara rutin melakukan patroli di wilayah ini. Upaya ini kami lakukan untuk mencegah supaya ponten umum ini tidak beralih fungsi lagi," pungkasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait