Jemaah Haji Sidoarjo Dirampok Hingga Batik Maronggi

Jemaah Haji Sidoarjo Dirampok Hingga Batik Maronggi © mili.id

TKP pembacokan (Foto: Dok. mili.id)

Surabaya, mili.id - Berita tentang jemaah haji asal Sidoarjo dirampok sopir taksi di Makkah, menjadi terpopuler.

Ada pula terciptanya batik maronggi Situbondo, serta dua pelaku pembacokan pria hingga tewas dijerat pasal pembunuhan.

Baca juga: Dua Pelaku Pembacokan Pria Situbondo Hingga Tewas Dijerat Pasal Pembunuhan

Ketiga berita itu masuk tiga besar terpopuler versi redaksi, karena paling banyak dibaca.

Berikut rangkuman redaksi:

1. Jemaah Haji Sidoarjo Dirampok

Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya menerima laporan peristiwa perampokan terhadap seorang jemaah haji asal Sidoarjo, Jawa Timur di Makkah.

Dari laporan yang diterima PPIH Embarkasi Surabaya, jemaah haji yang dirampok sopir taksi itu bernama MU. Peristiwa terjadi pada 20 Mei 2025, usai korban menjalankan umroh wajib.

Baca juga: Batik Maronggi Situbondo, Jawaban atas Tantangan Bupati Mas Rio

2. Batik Maronggi Situbondo

Motif batik bertema maronggi atau daun kelor berhasil digarap, sekaligus menjawab tantangan Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo (Mas Rio).

Batik maronggi dikerjakan Paguyuban Batik Situbondo. Karya batik khas Situbondo tersebut diperkenalkan dalam pertemuan antara Mas Rio dan para pembatik.

Baca juga: Jemaah Haji asal Sidoarjo Dilaporkan Dirampok di Makkah, Uang 350 Riyal Dirampas

3. Dua Pelaku Pembacokan Pria Hingga Tewas Dijerat Pasal Pembunuhan

Dua pelaku pembacokan pria di Situbondo dijerat dengan pasal pembunuhan.

Dua pelaku bernama Arsan (34) dan Syaiful Bahri (25), warga Dusun Panapan, Desa Sopet, Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo itu telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait