Yona Bagus Ajak Masyarakat Memaknai Semangat Perjuangan di Harkitnas Ke-117

DPRD Surabaya

Yona Bagus Ajak Masyarakat Memaknai Semangat Perjuangan di Harkitnas Ke-117 © mili.id

Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko (Foto: Dok. mili.id)

Surabaya, mili.id - Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko mengajak masyarakat untuk memaknai semangat perjuangan dengan tindakan nyata yang membumi.

Ajakan itu disampaikan Yona dalam memaknai Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) Ke-117 yang jatuh pada 20 Mei 2025.

Baca juga: 832 Usaha di Surabaya Belum Kantongi Izin Parkir, Pemkot Percepat Penertiban

Lewat unggahan fotonya yang mengenakan seragam Komisi A lengkap dengan bendera Merah Putih dan lambang DPRD, Cak YeBe-sapaan Yona tampil menyuarakan semangat nasionalisme dengan sentuhan khas Suroboyoan.

Dia melengkapi pesan moralnya dengan parikan lokal yang menggelitik, tapi sarat makna.

"Jare semongko tanpo biji, nek arek Suroboyo yo kudu wani," demikian parikan yang disisipkan dalam unggahannya.

Parikan tersebut menggambarkan pentingnya keberanian dalam menghadapi tantangan zaman.

Cak YeBe menekankan bahwa Hari Kebangkitan Nasional bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momen reflektif untuk menumbuhkan semangat kejujuran, integritas, dan keberanian di tengah kompleksitas sosial-politik saat ini.

"Wani bangkit kanggo Suroboyo sing luwih apik dan luwih bersih. Maka semua warga kota sak pemimpine kudu wani. Wani opo? Wani gak korupsi, wani gak kolusi, wani gak nepotisme," tegas politisi yang dikenal vokal itu, dalam keterangannya, Selasa (20/5/2025).

Baca juga: Pemkot Surabaya Perketat Penertiban Parkir Usaha, Area Tanpa Izin Disegel

Cak YeBe menilai bahwa kebangkitan harus dilakukan secara kolektif, terutama oleh para penyelenggara pemerintahan dan pelayan publik.

Menurutnya, tanggung jawab moral tidak bisa ditunda atau hanya dilakukan dalam momentum tertentu.

"Hari Kebangkitan Nasional bukan sekadar sejarah, tapi juga tanggung jawab moral untuk tetap gas pol pantang kendor dalam melayani masyarakat," sambung Cak YeBe.

Ia kembali menyisipkan parikan untuk menutup pesannya.

Baca juga: Warga Barata Jaya Tolak Spiritshaus, Satpol PP Ancam Segel Gerai Ilegal

"Tuku jemblem nang kandangan, ojo sampek mlempem, tetep jaga semangat perjuangan," tambahnya.

Bagi Cak YeBe, parikan ini menggambarkan karakter masyarakat yang sederhana, tapi menyimpan semangat besar untuk bangkit.

"Semangat perjuangan itu tidak lahir dari kemewahan, tapi dari hati yang ikhlas, tekad yang kuat, dan keberanian yang tulus. Mari kita rawat kebangkitan ini bersama-sama, dari hal yang kecil hingga yang besar," pungkasnya. (ADV)

 

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait