ilustrasi
Surabaya, mili.id - Pelaku penusukan terhadap seorang pria berinisial M, asal Kebomas, Gresik, di dekat Pos Polisi Jalan Jakarta, Surabaya, akhirnya tertangkap.
Hal tersebut dibenarkan oleh Kasihumas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Iptu Suroto. "Sudah (tertangkap)," katanya saat dikonfirmasi, Rabu (5/3/2025).
Baca juga: Ibu Hamil 7 Bulan di Surabaya Diadili dalam Kasus Peredaran 18,4 Gram Sabu
Ketika ditanya waktu penangkapan, Suroto menambahkan bila saat ini Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak tengah melakukan pengembangan.
"Lengkapnya nanti saya informasikan kembali," pungkasnya.
Sebelumnya, seorang pria berinisial M, asal Kebomas, Gresik, meninggal dunia, pada Sabtu (1/3/2025) pasca dirawat di rumah sakit akibat ditikam orang tak dikenal di dekat pos polisi Jalan Jakarta, Surabaya.
Informasi yang dihimpun, kejadian bermula ketika korban, bersama keluarganya berniat pulang usai menghadiri acara haul di kawasan Semampir, Jumat (25/2/2025), sekitar pukul 22.30 WIB.
Namun Ketika melaju di Jalan Jakarta, Surabaya, mobil Toyota Rush yang dikemudikan korban ditabrak dua pria yang berboncengan motor dari belakang.
Setelah menabrak mobil korban, selanjutnya dua pria tersebut turun dari motor, dan menuju ke arah korban. Selanjutnya kedua pelaku menyuruh korban turun dari mobil.
Namun korban tidak menuruti permintaan pelaku dan hanya membuka kaca mobil. Tanpa diduga, salah satu pelaku langsung menikam korban dari samping menggunakan pisau.
Usai menikam korban, para pelaku yang menggunakan kendaraan jenis matic itu langsung kabur. Sementara M yang terluka parah akhirnya ditolong pengendara lain dan dibawa ke rumah sakit terdekat.
Baca juga: BAZNAS Surabaya Dukung Pendidikan 1.500 Anak Yatim Lewat Bantuan Perlengkapan Sekolah
Korban sempat dirawat selama 4 hari setelah kemudian dinyatakan meninggal dunia dengan luka tusuk di tubuhnya.
Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP M Prasetyo membenarkan adanya kejadian penusukan yang dilakukan oleh orang tak dikenal di Jalan Jakarta, Surabaya ini.
"Kami masih menyelidiki dan saat ini kami masih cari pelakunya," pungkasnya, Senin (3/3/2025).
Editor : Aris S
