Tim SAR persiapan melakukan penjatrian kornban tenggelam.
Surabaya, mili.id - Reina Adilla Hafsa, siswi SMP warga Medokan, Semampir Indah, Surabaya, korban tenggelam akhirnya ditemukan Tim SAR gabungan, Sabtu (22/2/2025).
Saat ditemukan, gadis berusia 15 tahun itu sudah dalam kondisi meninggal dunia.
Baca juga: Polrestabes Surabaya Amankan 192 Pelaku Kejahatan Jalanan dalam Dua Bulan Operasi
Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit mengatakan, jenazah korban ditemukan tim penyelam sekitar pukul 08.44 WIB di lokasi yang berjarak sekitar 5 meter dari lokasi kejadian tenggelamnya korban.
"Proses evakuasi jenazah korban dari lokasi penemuan ke darat berjalan dengan lancar. Jenazah korban sudah dibawa ke RSUD dr Soetomo guna mendapatkan penanganan lebih lanjut dari petugas yang berwenang," katanya.
Sebelumnya, Tim SAR telah melakukan pencarian korban. Dua SRU (Search and Rescue Unit) air juga telah dikerahkan untuk menyisir sungai Jagir.
SRU air kesatu melakukan penyelaman di sekitar lokasi kejadian. Saat proses penyelaman dilakukan, dua tim permukaan air melakukan back up safety atau pengamanan di sekitar area penyelaman.
SRU air kedua melakukan penyisiran di permukaan air dengan menempuh jarak sejauh sekitar lima kilometer, yang dimulai dari lokasi kejadian hingga sampai di daerah yang terletak di koordinat 07°18'25.6" S 112°49'24.1" E.
Baca juga: Kejari Surabaya Tangkap Ibu-Anak Buron Korupsi Rp4,75 Miliar, Buron Empat Tahun
"SRU air kedua ini melakukan manuver perahu karet di beberapa lokasi yang dicurigai. Manuver ini dimaksudkan untuk menimbulkan gelombang air yang dapat mengangkat benda-benda yang ada di dalam air, termasuk korban yang diduga ada di dalamnya," jelas Nanang.
Pada saat bersamaan, beberapa orang personel Tim SAR gabungan dikerahkan untuk melakukan pemantauan dari darat di beberapa lokasi yang ada di sepanjang aliran sungai Jagir. Mereka juga menyebarkan informasi kejadian hanyutnya korban ini kepada warga sekitar dengan maksud agar warga melaporkan jika melihat keberadaan korban.
Sejumlah pihak yang ikut terlibat dalam proses hingga evakuasi korban di antaranya Tim Kantor SAR Kelas A Surabaya, BPBD kota Surabaya, Satpol PP, Sat Brimob POLDA Jatim, SAR Polrestabes Surabaya, dan BPBD Prov Jatim.
"Ada juga dari Rescue DKPP, Polsek Sukolilo, Koramil Sukolilo, Praja kec. Sukolilo, Pospan UKM Merr dan Panjang Jiwo, Tagana, TSA Gerpik, Hujung Galuh Rescue, Siluman Rescue, SAR MTA dan sejumlah potensi SAR lainnya," sebut Nanang.
Baca juga: Gerak Cepat Pemkot Surabaya Sidak Gion Spa, Management Kooperatif
"Alhamdulillah korban dapat ditemukan, namun sudah dalam keadaan meninggal dunia," tambanya.
Kejadian yang dialami korban ini berawal saat ia sedang bermain di tepi sungai Jagir saat hujan deras mengguyur Surabaya pada Jumat (21/2/2025) sore.
Diduga korban terjatuh ke sungai akibat terpeleset. Korban yang tidak bisa berenang akhirnya tenggelam.
Editor : Aris S
