Rektor Unesa, Prof Nurhasan (Foto: Wendy/mili.id)
Surabaya, mili.id - Rektor Uiversitas Negeri Surabaya (Unesa) memberikan pesan khusus untuk seluruh peserta wisuda ke-113 terkait hastag #KaburAjDulu yang sedang ramai.
Hal itu disampaikan Rektor Unesa, Prof Nurhasan usai memimpin prosesi wisuda ke-113 yang diikuti 1.548 mahasiswa jenjang Sarjana Terapan, Sarjana, Magister, dan Doktor Tahun 2025, Rabu (19/2/2025).
Wisuda yang digelar di Graha Unesa kali ini mengusung tema "Wisudawan UNESA Tangguh, Inovatif, Kolaboratif, dan Adaptif Menyongsong Indonesia Emas 2045".
Cak Hasan-sapaan Rektor Unesa mengatakan, wisuda di awal tahun ini menurutnya sangat istimewa, karena mereka yang baru diluluskan langsung dihadapkan dengan kebijakan era pemerintahan baru.
"Wisuda kali ini adalah wisuda yang istimewa di awal Tahun 2025, di mana pemerintahan baru punya kebijakan yang harus membuat kita cepat untuk beradaptasi," ujar Cak Hasan.
Menyikapi ramainya tagar #KaburAjaDulu di media sosial, di mana banyak anak muda Indonesia yang lebih memilih hidup di luar negeri, Cak Hasan berharap agar wisudawan-wisudawati tidak mengikuti tren tersebut.
"Jadi, saya sarankan sebagai Rektor Universitas Negeri Surabaya, untuk tidak ke mana-mana. Tetap menjaga diri, menata hati agar mendukung program pemerintah yaitu Presiden kita Pak Prabowo," papar dia.
Baca juga: Kisah Inspiratif El Tarigan, Tunanetra Lulus S1 Unesa dan Raih Beasiswa S2
Menurutnya, Presiden Prabowo Subianto sangat berpihak kepada rakyat dan mahasiswa. Sehingga, Sumber Daya Manusia (SDM) unggul ini tidak perlu pindah negara untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.
"Gak perlu pergi ke negara lain. Di tempat kita, di era ini kita membutuhkan SDM yang hebat untuk menyikapi bonus demografi yang kita miliki. Sehingga, teman-teman muda ini harus segera adaptasi dan tidak emosional untuk pergi ke luar negeri," terangnya.
Sementara terkait demontrasi mahasiswa yang dilakukan di sejumlah kota dengan tagar #IndonesiaGelap, Cak Hasan menyebut bila negara ini tidaklah buruk.
"Oh enggak, Indonesia sangat terang benderang. Tinggal kita harus cepat adaptasi, karena siapa pun yang cepat adaptasi di era ini, dia akan jadi pemenang," ungkapnya.
Baca juga: Belajar Al-Qur’an Tanpa Batas, Ngaji Bahasa Isyarat Warnai Ramadan di Unesa
Dengan demikian, lulusan Unesa diharapkan mampu membuka lapangan pekerjaan, untuk membantu membangkitkan perekonomian masyarakat.
"Harapannya adalah, ketika berbaur ke masyarakat mereka mampu membuka lapangan pekerjaan, atau mendapat pekerjaan layak sesuai dengan soft skill yang mereka miliki," pungkasnya.
Editor : Narendra Bakrie
