Komplotan Curanmor Kota Mojokerto Sasar Rumah Kos

Komplotan Curanmor Kota Mojokerto Sasar Rumah Kos © mili.id

Tangkapan layar rekaman CCTV di dekat lokasi kejadian curanmor.

Mojokerto, mili.id - Motor milik dua penghuni kos di Lingkungan Kuti, Kelurahan Gununggedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto amblas digondol maling.

Yakni, motor matik Honda Beat nopol S 5758 NBH milik MN, dan Honda Beat nopol L 5753 IQ milik penghuni kos ER, Kamis (6/2/2025).

Baca juga: Gelap Gulita, Pria 65 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Lapangan Surodinawan Mojokerto

Pencurian dua motor matik ini terekam CCTV Kelurahan Gununggedangan. Terlihat di menit 04.19 WIB tiga orang keluar dari area kos-kosan dengan mengendarai tiga motor.

"Dua-duanya Beat, yang ambil pakai Scoopy. Jadi pelaku bawa motor masing-masing itu," ujar Lurah Gununggedangan Andika saat dikonfirmasi.

Andika mengaku, aksi pencurian ini terjadi karena dua roda dua itu terparkir di luar kamar kos, ditambah lagi pagar area kos-kosan tak digembok.

"Jadi kendaraannya ini terparkir di depan kamarnya masing-masing. Tidak dimasukkan ke dalam, pagar yang di depan juga tidak digembok," beber Andika.

Baca juga: Viral Tiang Provider Berdiri di Pekarangan Tanpa Izin Pemilik Lahan, Warga Mojokerto Minta Segera Dipindahkan

Pencurian kendaraan bermotor milik penghuni kos telah dilaporkan ke kepolisan.

Hal ini diamini, Kasihumas Polres Mojokerto Kota Iptu Slamet Haryono saat dikonfirmasi. "Tadi pagi pukul 4.30 ada kejadian curanmor, dan korban sudah melapor ke SPK Polres Mojokerto Kota," ujarnya.

Slamet mengaku, anggota telah mendatangi ke lokasi untuk melakukan pengecekkan TKP, dan mengecek CCTV di sekitar lokasi untuk penyelidikan lebih lanjut.

Baca juga: Baru Bebas Tiga Bulan, Residivis Curanmor Kembali Beraksi di Empat Lokasi

"Piket Reskrim dan SPK mendatangi tempat kejadian perkara," aku Slamet.

Atas peristiwa kriminal ini, dirinya meminta penghuni kos agar lebih waspada dan berhati-hati dalam memarkir kendaraan bermotor di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

"Bila perlu kendaraan dimasukkan ke kamar (kos-kosan), dan pagar dikunci biar lebih aman," tegasnya.

Editor : Aris S



Berita Terkait