Upaya petugas Balai KSDA dan Damkar Kabupaten Mojokerto saat melakukan evakuasi monyet di Desa Jatirowo, Kecamatan Dawarblandong. (Istimewa)
Mojokerto, mili.id - Bocah laki-laki warga Desa Jatirowo, Kecamatan Dawarblandong, Mojokerto terluka dibagian kaki usai digigit monyet peliharaan yang lepas.
Kaki RH (5) terpaksa diperban karena luka yang dialaminya. Monyet itu diketahui sudah berkeliaran di permukiman warga sejak sepekan terakhir.
Penyerangan ini dialami RH saat pulang mengaji bersama teman-temannya sekitar pukul 16.00 WIB. Puluhan anak-anak ini menggoda monyet yang sedang berkeliaran di pohon jambu di pekarangan salah satu warga. Tak disangka, monyet ekor panjang berjenis kelamin laki-laki itu mengejar mereka.
RH yang terlambat lari langsung digigit di bagian kaki kiri. Akibatnya bocah tersebut mengalami luka sobek pada telapak dan betis.
”Korban dibawa ke dokter dekat rumahnya, tidak dijahit tapi dikasih perban dan antibiotik,” kata seorang warga setempat, Kamis (16/1/2025).
Tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) dan Damkar Kabupaten Mojokerto turun ke lokasi. Namun, hingga malam hari, satwa itu belum tertangkap.
”Anak yang digigit monyet dekat waduk rumahnya, Selasa malam dipanggilkan damkar tapi masih lepas,” ucap Kepala Desa Jatirowo Hermin Ekowati.
Pengendali Ekosistem Hutan pada Seksi KSDA Wilayah III Surabaya Fajar Dwi Nur Aji menyatakan bukan berasal dari habitat alaminya di hutan.
Monyet yang sudah berkeliaran di perkampungan lebih dari 10 hari ini diduga hasil peliharaan manusia. ”Kemungkinan lepas atau sengaja dilepaskan,” katanya yang turun ke lokasi.
Selama upaya evakuasi sejak pukul 18.00 WIB sampai 23.00 WIB, monyet beberapa kali terlihat di atap rumah warga. Penangkapan terkendala kondisi hujan serta atap rumah yang licin.
Di lokasi, pihaknya meninggalkan satu unit kandang jebakan. ”Kami minta warga melapor jika satwa kembali terlihat atau melakukan penangkapan mandiri sesuai cara yang kami sosialisasikan,” pungkasnya.
Baca juga: Razia Gabungan di Lapas Mojokerto, Tak Ditemukan Narkoba dan Ponsel di Kamar Hunian
Editor : Achmad S
