Santri Banyuwangi Kritis Dikeroyok Senior, 6 Orang Diamankan

Santri Banyuwangi Kritis Dikeroyok Senior, 6 Orang Diamankan © mili.id

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rama Samtama Putra (Foto: Ist)

Banyuwangi, mili.id - Santri salah satu pondok pesantren di Banyuwangi kritis dikeroyok seniornya.

Korban berinisial AR (14), asal Buleleng, Bali itu merupakan santri pondok pesantren di Kecamatan Wongsorejo.

Baca juga: Remaja Surabaya Tewas Diduga Dikeroyok Usai Perselisihan Sandal Crocs Rp1,5 Juta

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rama Samtama Putra menjelaskan bahwa kasus ini terjadi dalam lingkungan pondok pesantren pada 27 Desember 2024 lalu.

Akibat peristiwa yang terjadi sekitar pukul 22.00 WIB tersebut, korban mengalami luka di badan, kepala, wajah, badan serta luka lebam.

"Korban mengalami luka, diduga dikeroyok senior sesama santri," jelas Rama, Rabu (1/1/2025).

Setelah kejadian, korban langsung dilarikan ke rumah sakit oleh pihak pesantren agar segera mendapat pengobatan.

Karena lukanya cukup parah, korban kabarnya harus menjalani operasi. Bahkan hingga saat ini korban masih kritis.

Baca juga: Tradisi Ithuk-Ithukan Banyuwangi Tetap Lestari, Wujud Syukur Warga Osing atas Sumber Kehidupan

"Korban mulai kejadian sampai dengan hari ini masih kritis di rumah sakit," ungkap Rama.

Polisi Amankan 6 Orang

Rama menyebut, setelah melakukan penyelidikan, timnya mengamankan 6 orang dalam kasus ini. Mereka sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Baca juga: Nini Carlina Comeback di Kampung Halaman, Rilis Lagu Religi “Siti Hajar” Penuh Haru

Keenam tersangka adalah HR (17), IJ (18), MR (19), S (18), WA (15), dan Z (18)

"Mereka sudah ditetapkan menjadi tersangka," tegas Alumni Akpol 2000 tersebut.

Meski begitu, Rama menyatakan bahwa kasus ini masih terus dikembangkan, untuk mengungkap motif di balik pengeroyokan tersebut.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait