Patroli Drunk Driving Polrestabes Surabaya Jaring 13 Pengendara, 2 Positif Mabuk

Patroli Drunk Driving Polrestabes Surabaya Jaring 13 Pengendara, 2 Positif Mabuk © mili.id

Salah satu pemabuk berkendara dites menggunakan alat Alcohol Breath Analyzer.

Surabaya, mili.id - Patroli Drunk Driving menyasar pemabuk sambil berkendara yang dilaksanakan Satlantas Polrestabes Surabaya, dan berhasil menjaring 13 kendaraan, Minggu (29/12/2024) dini hari.

Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Arif Fazlurrahman melalui Kanit Turjawali Iptu Irwan Rizki Prakoso menjelaskan, operasi dilaksanakan di tiga titik lokasi.

Baca juga: Four Points by Sheraton Surabaya Gelar Trading Card Show Pertama di Surabaya

"Lokasi kegiatan dilaksanakan di Jalan Basuki Rahmat, Gubernur Suryo, dan Panglima Sudirman. Kendaraan yang kami periksa kemarin ada 13, 2 orang positif mengkonsumsi alkohol," katanya.

Dalam pelaksanaanya, pengendara yang dicurigai mabuk ini dihentikan oleh petugas. Sebelum dites menggunakan alat Alcohol Breath Analyzer untuk mengetahui kadar alkohol dalam darah si pengemudi, mereka dimintai surat kelengkapan berkendaranya.

"Kedua pengendara yang diperiksa menggunakan Alcohol Breath Analyzer didapati temuan sebesar 0,04 persen. Kami berikan tilang sebagai efek jera untuk kedua pelaku. Agar tidak mengulangi kembali," terangnya.

Pihaknya juga sempat memberikan tawaran untuk pengantaran pulang pada kedua pengemudi tersebut. Tawaran ditujukan untuk mencegah terjadinya potensi kecelakaan yang berakibat fatal.

Baca juga: Suroboyo 10K 2026 Dibanjiri Ribuan Pelari, Hotel dan Kuliner Surabaya Ikut Terdongkrak

"Sempat kami tawarkan. Tapi kebetulan kedua pengemudi membawa teman, jadi kami minta untuk bertukar posisi mengemudi," tambahnya.

Menurut Irwan, penindakan terhadap pemabuk sambil berkendara ini merupakan upaya Satlantas Polrestabes Surabaya untuk mencegah dan menekan angka kecelakaan lalu lintas, yang disebabkan oleh pengemudi mobil berkendara dalam pengaruh alkohol, yang berpotensi ugal-ugalan.

"Dampak yang ditimbulkan dari Drunk Driving ini tidak hanya bagi pengemudi saja, akan tetapi juga berbahaya bagi pengguna jalan lain, masyarakat," paparnya.

Baca juga: Remaja Surabaya Tewas Diduga Dikeroyok Usai Perselisihan Sandal Crocs Rp1,5 Juta

Irwan menegaskan, kegiatan ini akan terus digencarkan untuk menekan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas yang disebabkan orang mabuk berkendara.

"Upaya ini akan dilaksanakan secara masif, untuk menciptakan suasana yang kondusif menjelang pergantian tahun 2024-2025," pungkasnya.

Editor : Aris S



Berita Terkait