Lokasi video viral bocah SMP mesum di pemakaman Cina, Jember. (Atta Hatta/Mili.id).
Jember, mili.id - Viral video berdurasi satu menit 25 detik dua sejoli yang masih duduk di bangku SMP berbuat mesum di lokasi pemakaman Cina Jalan Teratai, Kelurahan Kaliwates, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember.
Video tersebut diunggah di medsos Instagram oleh pemilik akun bernama @aslijembermat. Video tersebut diketahui mendapat like 10,3 ribu, 850 komentar dan dibagikan sebanyak 4.341 kali.
Dari penelusuran wartawan, kejadian dalam video tersebut diduga terjadi sekitar seminggu yang lalu saat sore hari. Salah seorang terduga pelaku mesum bocah SMP kelas 7, diketahui sebagai warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi permakaman Cina tersebut.
"Lho-Lho dibuka celonoe lho.. jipek kontak'e, jipik tasse, Lho. Sopo jenengmu arek endi? Septian, arek Bungur. Lapo nang kunu? Mesum?. Iki (Lho dibuka celananya, ambil kunci dan tasnya. Siapa namamu, anak mana, ngapain di sana? Mesum ini?)," ucap suara pria yang merekam video viral tersebut.
"Koen ping piro nang kene? Ojo ngomong sekali. Sepeda (motor) shogun nang kene tok. Terus tahu kenek video keloron karo wong wedok? Ayo ping piro. Iya dua kali iki arek'e iki. (Berapa kali di sini? Jangan bilang sekali. Sepeda shogun ini sering ke sini. Terus pernah kena video berdua dengan perempuan. Ayo ngaku? Iya dua kali anak ini)," sambungnya.
Terkait kejadian dalam video viral tersebut, juga dibenarkan oleh petugas keamanan lokasi permakaman Hermanto (35). Kata Hermanto, kedua sejoli bocah SMP itu diduga berbuat mesum di sekitar lokasi permakaman.
"Ya betul memang, cuma kalau masalah orangnya (terduga pelaku) saya kurang paham. Kejadiannya sekitar seminggu yang lalu, sore hari. Kalau tempatnya (lokasi kejadian) memang di sini," kata Hermanto saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, Jumat (20/12/2024).
Hermanto juga membenarkan lokasi permakaman sering dipakai banyak pemuda dan remaja untuk berbuat mesum. Ia pun mengaku resah dengan kejadian itu, dan meskipun beberapa kali dihalangi. Para pemuda dan remaja yang akan berbuat mesum itu, selalu kucing-kucingan dengan dirinya.
"Kalau ketahuan sudah sering saya larang, karena ini kan tempat pemakaman, kuburan. Tidak boleh dipakai mesum. Tapi ya sering sembunyi-sembunyi itu. Apalagi tempatnya sini memang enak dingin. Mereka anak-anak umur SMP, SMA," ucapnya.
"Warga juga resah, dulu ada petugas keamanan Satpol PP patroli. Sepi sudah tidak ada kejadian. Lah sekarang jarang patroli, malah ada lagi. Ya semoga nanti ada patroli lagi. Anak-anak itu, kalau ke sini itu kadang sore, kadang habis dzuhur itu, kalau malam jarang takut anak-anak. Ya, antara itulah, habis sekolah pulang," sambungnya.
Sementara itu terkait identitas salah seorang terduga pelaku mesum yang terekam di video. Diketahui berinisial IF (13), dan merupakan warga Kecamatan Patrang.
Ketua RW 28 wilayah setempat Achmad Husni (48), mengatakan sudah memberikan teguran kepada orang tua bocah SMP kelas 7 itu.
"Sudah saya datangi orang tuanya kemarin, tak kasih nasehat, kalau bisa anaknya itu dinasehati lah. Kalau anaknya SMP, masih kecil itu, kalau untuk yang perempuan kurang paham warga mana," kata Husni saat dikonfirmasi terpisah.
Dengan kejadian viralnya video tersebut, Husni mengatakan, saat ini warga menjadi resah.
"Ya kalau bisa aparat itu rutin lah untuk patroli di sekitar sini. Memang di tempat ini sering dipakai untuk pacaran dan juga minum-minum. Sering, tapi kalau malam minggu itu, Sabtu, Minggu. Itu banyak anak-anak di sini. Kalau dulu itu sering ada aparat keamanan yang patroli. Sering dulu, tapi kalau sekarang jarang. Ya dari Polsek Kaliwates, karena kan sini," pungkasnya.
Baca juga: Kejati Jatim Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi KUR BNI Jember, Kerugian Negara Capai Rp41,4 Miliar
Editor : Achmad S
