Satu Motor di Surabaya Dibakar Puluhan Remaja, Pemilik Dituduh Anggota Gangster

Satu Motor di Surabaya Dibakar Puluhan Remaja, Pemilik Dituduh Anggota Gangster © mili.id

Motor milik korban dibakar di Jalan Pandegiling. (istimewa)

Surabaya - Puluhan remaja membakar motor pengendara di Jalan Pandegiling, Minggu (8/12/2024) dini hari. Kuat dugaan jika kurang lebih 30 orang itu menuduh pemilik motor sebagai anggota gangster.

Kapolsek Tegalsari Kompol Riski Santoso mengatakan, pemilik motor ini sudah diamankan untuk dimintai keterangan. Sementara para remaja yang diduga kuat melakukan pembakaran masih dilakukan upaya identifikasi.

Baca juga: Anas Karno Dorong Gen Z Bangun Ekonomi Kreatif Kampung

"Untuk pemilik motor sudah diamankan. Untuk OTK kini masih pendalaman," katanya.

Rizki menjelaskan, insiden itu bermula saat korban dan sejumlah temannya nongkrong di kawasan Kedung Pengkol, Gubeng, Surabaya. Saat menikmati kopi, muncul kurang lebih 30 orang yang didominasi usia remaja.

"Kelompok besar itu langsung melakukan pemukulan terhadap pemilik motor ini. Karena jumlah lawan banyak, korban lalu meninggalkan lokasi kejadian," tambahnya.

Baca juga: Ketua LPMK Kalijudan Tuding Eri Cahyadi Ingkar Janji, Polemik Tarif SWK Kian Memanas

Sebelum sampai di Jalan Pandegiling, ada aksi kejar-kejaran antara pemilik motor dan puluhan orang tak dikenal tersebut. Korban, kata Rizki, kabur menghindar dari kelompok itu melintasi Jalan Pemuda.

"Kabur lewat Monkasel (Monumen Kapal Selam) ke arah Bambu Runcing ke selatan menuju Patung Karapan Sapi lalu dia putar balik ke Jalan Urip Sumoharjo," bebernya.

Baca juga: Ibu Hamil 7 Bulan di Surabaya Diadili dalam Kasus Peredaran 18,4 Gram Sabu

Sayang, saat melintas di Jalan Pandegiling, motor korban ditendang beberapa remaja puluhan OTK itu. Saat tersungkur, korban diteriaki gangster oleh OTK. "Mendengar teriakan itu, korban memutuskan melarikan diri," ungkapnya.

Namun, motor yang ditinggalkan dibakar oleh puluhan OTK tersebut. Dari hasil pemeriksaan pihak kepolisian, korban ini mengaku bukan sebagai anggota gangster. "Namun, untuk memastikan hal itu, kami masih fokus penyelidikan," pungkasnya.

Editor : Achmad S



Berita Terkait