Penampakan Ivan Sugiamto Ketika Ditemui Ahmad Sahroni

Penampakan Ivan Sugiamto Ketika Ditemui Ahmad Sahroni © mili.id

Penampakan Ivan Sugiamto Ketika Ditemui Ahmad Sahroni (Foto: IG Sahroni)

Surabaya - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni membagikan momen dirinya bertemu Ivan Sugiamto di Mapolrestabes Surabaya.

"Tadi malam saya berkunjung ke Polrestabes Surabaya dan bertemu dengan pelaku (Ivan Sugiamto) yang melakukan hal-hal tidak layak kepada anak-anak, yang mungkin dugaaan membully anaknya dan terjadi hal-hal seperti yang terlihat di media belakangan ini," tulis Sahroni melalui akun Instagramnya @ahmadsahroni88, Minggu (17/11/2024).

Baca juga: Polrestabes Surabaya Amankan 192 Pelaku Kejahatan Jalanan dalam Dua Bulan Operasi

Dalam postingannya itu, Sahroni membagikan tiga foto. Dua foto menunjukkan pertemuannya dengan Ivan Sugiamto. Satu foto lainnya saat Ivan digiring dua polisi.

Dalam foto yang dibagikan Sahroni itu, Ivan tampak memakai bagu tahanan warna oranye, berupa kaos dan celana pendek. Kedua tangannya juga diborgol.

Tidak seperti pada pers rilis beberapa hari lalu. Dalam postingan Sahroni ini, Ivan tidak memakai masker.

"Terimakasih kepada Kapolrestabes Surabaya yang telah menerima saya berkunjung sekaligus melihat pelaku," tambah Sahroni.

Penampakan Ivan Sugiamto Ketika Ditemui Ahmad Sahroni (Foto: IG Sahroni)Penampakan Ivan Sugiamto Ketika Ditemui Ahmad Sahroni (Foto: IG Sahroni)

Bendahara Umum Partai NasDem ini juga mengapresiasi gerak cepat Polrestabes Surabaya.

Baca juga: Kejari Surabaya Tangkap Ibu-Anak Buron Korupsi Rp4,75 Miliar, Buron Empat Tahun

"Apreciate pada kecepatan gerak langkah Polrestabes Surabaya atas viralnya seseorang yang berlaku sangat buruk di hadapan semua orang. Mudah-mudahan kasus ini menjadi pembelajaran kepada semua pihak, bahwa jangan merasa hebat dan jumawa untuk melakukan seenak-enaknya," sambung Sahroni.

Dia juga menyampaikan sejumlah pesan, baik kepada para orangtua dan anak-anak.

"Pesan kepada semua orangtua termasuk saya tanpa terkecuali, bahwa sikap-sikap anak-anak kita wajib kita awasi dengan baik, agar mereka tetap saling bersapa ramah dan tidak merasa hebat pada posisi orangtuanya masing-masing," pintanya.

"Sikap anak-anak kita kadang pergaulan yang bisa melakukan hinaan atau bully kepada seseorang yang dilihat kelucuan yang menyebakan banyak bully di semua sekolah. Sebagai orang tua pasti merasa iba dan kasian bilamana anaknya dilakukan tidak baik," pungkas Sahroni.

Baca juga: Gerak Cepat Pemkot Surabaya Sidak Gion Spa, Management Kooperatif

Ivan ditetapkan tersangka dan ditahan atas kasus pengancaman dan kekerasan terhadap EN, siswa SMA Kristen Gloria 2 Surabaya.

Pada 21 Oktober 2024, Ivan datang bersama sejumlah temannya dan bertemu EN di depan sekolah elite di Surabaya timur itu.

Di depan kedua orangtuanya, EN disuruh bersujud dan menggonggong oleh Ivan.

Sedangkan salah satu teman Ivan, yang viral berkaos merah, melakukan intimdasi kepada ayah EN, usai menghalangi anaknya bersujud.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait