Kombespol Luthfie Sulistiawan didampingi istri berkunjung ke rumah mendiang Sugiono.(Wendy/mili.id)
Surabaya - Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan bersama rombongan takziah ke rumah korban Toyota Kijang Innova Maut, di Jalan Kapas Madya I/1C, Senin (4/11/2024).
Kepergian pasangan suami istri (pasutri) Sugiono (53) dan Sri Ariani (48), korban laka di Jalan Kedungdoro ini meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga, kerabat, dan masyarakat Surabaya.
Baca juga: Ratusan Ribu Warga Surabaya Belum Beralih ke Identitas Digital, Disdukcapil Genjot Aktivasi IKD
Sebagai bentuk belasungkawa, Kapolrestabes Surabaya bersama Jasa Raharja dan Yayasan Kemala Bhayangkari Peduli, memberikan dukungan moril dan materil kepada keluarga yang ditinggalkan.
"Kami turut berduka cita atas tragedi kecelakaan di Kedungdoro yang menyebabkan dua korban meninggal dunia," kata Kapolrestabes Surabaya, Kombespol Luthfie Sulistiawan.
Baca juga: Anas Karno Dorong Gen Z Bangun Ekonomi Kreatif Kampung
"Kehadiran kami di rumah duka adalah untuk memberikan dukungan kepada keluarga korban, terlebih korban merupakan tulang punggung keluarga yang meninggalkan 3 orang anak," lanjutnya.
Diketahui, Pasutri asal Kapas Madya itu memiliki 3 orang anak. Anak sulung yang sedang cuti kuliah, seorang putri yang bersekolah kelas 9 SMP, dan putra bungsu yang baru duduk di bangku 7 SMP.
Baca juga: Ketua LPMK Kalijudan Tuding Eri Cahyadi Ingkar Janji, Polemik Tarif SWK Kian Memanas
Selepas kepergian Sugiono, Luthfie memastikan akan menjamin pendidikan anak-anak tersebut, baik yang masih bersekolah maupun yang berkuliah.
"Yang pertama, kami akan bantu untuk pendidikannya. Ada yang masih bersekolah dan yang masih kuliah. Tadi disampaikan anak yang pertama tinggal dua semester lagi, insyaAllah akan kami bantu sampai lulus, sehingga bisa melanjutkan cita-citanya," pungkasnya.
Editor : Aris S
