Reses di Wonokromo, Bahtiyar Rifai Diwaduli Warga Soal Dampak Pembangunan TIJ

Reses di Wonokromo, Bahtiyar Rifai Diwaduli Warga Soal Dampak Pembangunan TIJ © mili.id

Pembangunan TIJ Surabaya (Foto: Bejo/mili.id)

Surabaya - Wakil Ketua DPRD Surabaya, Bahtiyar Rifai menggelar reses di Kelurahan Sawunggaling, Kecamatan Wonokromo.

Wilayah itu menjadi salah satu daerah pemilihannya, karena telah berhasil menghantarkannya kembali menduduki kursi DPRD Surabaya untuk kali kedua Periode 2024-2029.

Baca juga: Polrestabes Surabaya Amankan 192 Pelaku Kejahatan Jalanan dalam Dua Bulan Operasi

Bahtiyar mengaku, saat bertemu dengan masyarakat setempat, ia spontan disambati soal beberapa sumur konvensional yang hingga saat ini kondisinya kering.

Penyebabnya adalah pembangunan Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ) menuju Kebun Binatang Surabaya (KBS) yang saat ini masih sedang berlangsung.

"Sumur itu telah digunakan warga selama berpuluh-puluh tahun. Warga juga menyampaikan jika beberapa bangunan rumahnya mengalami retak-retak akibat proses pembangunan TIJ ini," papar Bahtiyar, Jumat (1/11/2024).

Politisi Fraksi Gerindra ini akan berkoordinasi dengan beberapa pihak terkait permasalahan ini yang ada di Pemkot Surabaya. Agar tujuannya untuk mencari solusi terbaik terhadap persoalan yang dialami warga di Kelurahan Sawunggaling.

Baca juga: Kejari Surabaya Tangkap Ibu-Anak Buron Korupsi Rp4,75 Miliar, Buron Empat Tahun

"Untuk itu, kami akan berkoordinasi dengan para OPD terkait dan pihak kelurahan. Dan jika diperlukan, nanti juga akan kita panggil semua pihak yang terkait untuk mencari solusi terbaik. Termasuk untuk rumah warga yang retak juga akan kita kawal untuk upaya perbaikannya," jelasnya.

Diketahui bahwa pembangunan tunnel atau terowongan penghubung TIJ menuju KBS tersebut kini kondisinya sudah mencapai progres 80 persen lebih dan ditargetkan tuntas pada akhir November 2024.

Sementara saat mendatangi warga Kelurahan Darmo, Kecamatan Wonokromo, Bahtiyar juga mendapati keluhan. Di mana warga selama ini tidak pernah terlibat dalam keramaian Lapangan Tot Heil Onze Ribben (THOR), padahal banyak warga setempat yang menggeluti usaha UMKM.

Baca juga: Gerak Cepat Pemkot Surabaya Sidak Gion Spa, Management Kooperatif

"Ada juga di tempat lain di Kelurahan Darmo. Ada keluhan dari warga sekitar terkait lapangan THOR, jika selama ada event di area lapangan tersebut bahwa UMKM sekitar tidak pernah dilibatkan. Nanti kami juga akan berkoordinasi dengan para OPD terkait," tandasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait