Wisata Air Sumbur Dhuwur, Desa Wonosari, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto (Foto: Dok. Diskominfo Kabupaten Mojokerto)
Mojokerto - Wisata Air Sumber Dhuwur kini memiliki tempat makan dan minum cepat saji dengan suasana santai.
Namanya Cafe Semanggi, yang menjadi bagian dari program Desa Berdaya kedua di Bumi Majapahit.
Baca juga: Residivis Curanmor Ditangkap Saat Berburu Target, Polisi Ungkap Empat Lokasi Aksi Pelaku
Cafe Semanggi dilaunching Pjs Bupati Mojokerto, Akhmad Jazuli.
Bangunan dari kayu itu berdiri di atas Wisata Air Sumber Dhuwur, Desa Wonosari, Kecamatan Ngoro.
Kepala Desa Wonosari, Takrib menyampaikan bahwa Wisata Air Sumber Dhuwur merupakan peninggalan nenek moyang dan menjadi wisata andalan Desa Wonosari.
"Mari kita merawat dan menjaga Sumber Dhuwur ini dengan baik agar hubungan antarwarga dan pengunjung tetap terjalin dengan baik," ajak Takrib.

Takrib juga mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Jatim atas bantuan keuangan khusus untuk Program Desa Berdaya.
Program itu mampu merealisasikan Cafe Semanggi dan memberikan inovasi baru untuk Wisata Air Sumber Dhuwur.
Takrib menambahkan bahwa Bumdes turut berpartisipasi dalam mengembangkan wisata ini.
Baca juga: Kapolres Mojokerto Kota Ajak Ojol, PKL dan Tukang Becak Jadi Mitra Menjaga Kondusivitas Kota
"Kami memikirkan inovasi untuk wisata ini, dan mudah-mudahan ke depannya Sumber Dhuwur ini dapat bersaing dengan wisata desa lain," harapnya.
Sementara Pjs Bupati Mojokerto, Akhmad Jazuli menyebut bahwa program Desa Berdaya ini bertujuan untuk memulihkan dan memperkuat perekonomian desa dengan mengembangkan desa tematik (ikonik) melalui economic branding yang mengedepankan kreativitas dalam pengembangan produk unggulan.
"Hal ini dapat memperkuat perekonomian desa sekaligus menjadi ikon desa yang tematik dengan mengoptimalkan potensi dan sumber daya desa," ujar Jazuli.

Desa Berdaya Wonosari ini menjadi desa kedua yang menerima Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dari Provinsi Jawa Timur, setelah program Desa Berdaya Cafe Jamu di Desa Kepuhanyar, Kecamatan Mojoanyar.
Baca juga: Polres Mojokerto Kota Antisipasi Dini Peredaran Vape Narkoba, Gandeng Vape Store hingga Sekolah
Di mana anggaran yang terealisasi dalam bentuk Cafe Semanggi ini merupakan ide kreatif dari Kepala Desa Wonosari dan jajarannya.
"Launching program Desa Berdaya di Wonosari kami sambut positif dan mendukung sepenuhnya agar kegiatan ini terus dikembangkan. Terutama Wisata Sumber Dhuwur. Mudah-mudahan dapat menjadi wisata unggulan," ungkapnya.
Jazuli memaparkan, Pemprov Jatim juga memberikan bantuan keuangan khusus program Desa Berdaya sebagai bentuk apresiasi pemerintah terhadap Desa Mandiri.
"Melalui program Desa Berdaya ini, terdapat tiga desa mandiri di Kabupaten Mojokerto yang masing-masing menerima bantuan sebesar Rp100 juta," pungkasnya.
Editor : Narendra Bakrie
