Ilustrasi (Image by Freepik)
mili.id - Mencukur bulu pada kemaluan dengan cara sembarangan, dapat menyebabkan luka hingga iritasi pada area sensitif tersebut.
Sehingga kamu wajib mengetahui cara mencukur bulu kemaluan yang tepat.
Baca juga: Tips Kuat Puasa bagi Penderita Asam Lambung, Hindari 7 Makanan Ini
Cara Mencukur Bulu Kemaluan yang Tepat
Mengutip halodoc, mencukur bulu kemaluan bukan hal yang sifatnya permanen. Artinya, bulu pada area intim akan tumbuh kembali meski kamu mencukurnya sesering mungkin.
Jika kamu melakukannya dengan cara yang salah, hal ini justru meningkatkan risiko rambut kemaluan tumbuh ke dalam, area intim rentan mengalami iritasi, infeksi, dan bisul.
Jadi, sebaiknya kamu mengetahui bagaimana cara mencukur bulu kemaluan yang aman.
Berikut langkah-langkahnya:
1. Pilih alat cukur yang tepat
Selain alat cukur manual, ada pula alat cukur elektrik yang pemakaiannya dengan menggunakan bantuan daya listrik.
Namun, lebih baik memakai alat cukur manual untuk mencukur bulu kemaluan.
Tidak hanya memiliki harga yang murah, desain alat cukur manual lebih mampu mencapai area intim sehingga memberikan hasil yang lebih maksimal.
Selain itu, kamu juga bisa mengontrol cepat atau lambat goresannya sehingga mencegah terjadinya iritasi dan infeksi.
Sementara itu, kalau kamu menggunakan alat cukur elektrik, pilihlah model alat cukur yang sesuai dengan bentuk tubuh.
Meski begitu, hasilnya belum tentu maksimal seperti menggunakan pisau cukur manual.
Perhatikan pula, gunakan pisau cukur sekali pakai saja, supaya ketajamannya lebih terjaga dan menghindari infeksi bakteri.
2. Basuh dengan air
Cara mencukur bulu kemaluan selanjutnya adalah membasuh area kemaluan dengan air hangat terlebih dahulu sebelum memulai.
Bahkan, lebih baik lagi kalau kamu berendam atau mandi dengan air hangat.
Sebab, air hangat dapat melembapkan area intim sehingga mencukur bulu kemaluan akan menjadi lebih mudah.
Sebaiknya, hindari mencukur bulu kemaluan secara langsung. Pasalnya, hal ini bisa meningkatkan risiko infeksi pada area intim.
3. Gunakan krim khusus cukur
Supaya lebih mudah, kamu juga bisa menggunakan krim khusus untuk mencukur bulu kemaluan.
Oleskan secara merata dan biarkan selama lima menit hingga krim meresap sebelum mulai mencukur.
Krim ini dapat membantu mencegah pisau cukur mengenai kulit yang memudahkan terjadinya iritasi.
Selain itu, pilihlah krim yang tidak mengandung alkohol karena kandungan ini bisa menyebabkan kulit lebih mudah iritasi.
4. Gunting lebih dahulu
Tips lain yang perlu kamu perhatikan, sebaiknya gunting bulu kemaluan yang terlalu panjang lebih dulu sehingga kamu akan lebih mudah merapikan bulu saat memakai pisau cukur.
Setelah rambut kemaluan sudah lebih pendek, kamu bisa menarik kulit dan memulai mencukur secara perlahan.
Pastikan kamu mencukur pada arah yang sama dengan tumbuhnya bulu tersebut, yaitu mulai dari atas dan lanjut ke bagian bawah.Sebaliknya, hindari mencukur bulu dari bawah ke atas atau kiri ke kanan.
Baca juga: Tips Mengurangi Anak Kecanduan Internet
5. Keringkan setelah mencukur
Cara mencukur bulu kemaluan yang terakhir adalah mengeringkan area kemaluan setelah mencukur.
Bersihkan dengan menggunakan air hangat sampai benar-benar bersih, lalu keringkan dengan menggunakan handuk bersih.
Setelah itu, kamu bisa memakai baby oil atau losion yang mengandung lidah buaya pada kulit bekas area cukur.
Hindari menggunakan losion atau krim yang memiliki kandungan pewangi karena bisa membuat area bekas cukur terasa perih.
Kamu bisa temukan produk krim atau alat cukur yang aman di Toko Kesehatan Halodoc. Produk kesehatan berkualitas dengan pengiriman cepat dan aman.
Cara Lain Mencukur Bulu Kemaluan
Meski aman dan bisa kamu lakukan sendiri, dalam beberapa hari bulu akan tumbuh kembali.
Jadi, kalau kamu ingin hasil yang permanen, kamu bisa memilih salah satu dari beberapa cara mencukur bulu kemaluan berikut ini.
1. Depilatori atau krim penghilang bulu
Depilatori adalah krim untuk menghilangkan rambut yang terbuat dari bahan-bahan kimia.
Kamu bisa membelinya dengan mudah di pasaran. Krim ini bekerja dengan cara melemahkan keratin pada rambut sehingga bulu kemaluan akan rontok.
Meski begitu, sebaiknya kamu tidak menggunakan krim ini pada area vulva.
Sebab, krim tersebut bisa membuat kulit menjadi kemerahan, membengkak, dan menimbulkan ruam pada beberapa orang.
2. Waxing
Baca juga: Sederet Cara Sederhana untuk Mengatasi Anyang-anyangan
Cara mencukur bulu kemaluan selanjutnya adalah waxing. Metode ini dilakukan dengan menggunakan lilin cair yang hangat dan strip kain.
Cara ini akan memberi rasa sakit pada kulit ketika kapster menarik lilin dan strip kain.
Akan tetapi karena mencabut bulu langsung dari akarnya, waxing akan memberi hasil yang lebih tahan lama daripada memotong bulu kemaluan sendiri.
Pastikan saja kamu melakukan waxing pada tempat yang kredibel dan profesional untuk mencegah iritasi.
3. Laser dan IPL
Berikutnya adalah laser dan IPL (Intense Pulse Light) yang terbilang efektif dalam menghilangkan rambut kemaluan secara permanen.
Tenaga ahli akan menghilangkan bulu kemaluan dengan cara menghancurkan akar rambut dengan bantuan sinar laser berintensitas tinggi.
Setidaknya, perlu 6 kali perawatan atau bisa jadi lebih banyak untuk mendapat hasil yang optimal.
4. Elektrolisis
Sebenarnya, cara mencukur bulu kemaluan dengan elektrolisis ini mirip dengan metode laser.
Hanya, elektrolisis menggunakan alat yang bernama epilator untuk membantu menghancurkan akar rambut.
Perawatan ini umumnya memerlukan waktu setidaknya setahun untuk sepenuhnya menghilangkan akar rambut.
Sebab, ahli harus menghancurkan akar rambut satu demi satu.
Editor : Narendra Bakrie
