Kondisi rumah korban Imam Haris, ambruk usai diterjang angin kencang.(Fatur Bari/mili.id)
Situbondo - Sebuah rumah semi permanen milik Imam Haris (55), warga Dusun Sidomulyo, Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur ambruk, setelah diterjang angin kencang melanda kawasan tersebut.
Baca juga: Komitmen Bersih Narkoba, Kapolres Situbondo Jalani Tes Urine bersama PJU dan Kapolsek Jajaran
Selain mengakibatkan kondisi rumah milik korban rata dengan tanah, seluruh perabot rumah tangganya juga rusak, akibat tertimpa reruntuhan atap bangunan rumahnya yang ambruk.
Meski kondisi rumah korban rata dengan tanah, namun tidak korban jiwa dalam bencana tersebut.
Sebab ketika kejadian rumah dalam kosong, korban Imam Haris sedang menjaga warung di Pantai Wisata Sijile, sementara Sufatma (54), istrinya ada di kamar mandi di belakang rumahnya.
Baca juga: BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Hujan Lebat dan Angin Kencang Berpotensi Landa Sejumlah Wilayah Bali
"Saya kaget, saat ada di kamar mandi, saya mendengar suara keras seperti ada benda jatuh, dan setelah dilihat ternyata rumah saya ambruk," ujar Sufatma, Jumat (2/8/2024).
Mengetahui rumahnya rata dengan tanah, korban langsung berteriak minta tolong, sehingga puluhan warga sekitar berdatangan ke lokasi kejadian.
"Diakui, sebagian kayu bangunan rumahnya mulai rapuh, sehingga begitu diterjang angin kencang langsung ambruk,"katanya.
Baca juga: BMKG: Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Bali
Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Situbondo membenarkan, jika ada rumah warga ambruk akibat diterjang angin kencang, setelah cuaca ekstrem melanda kawasan tersebut.
"Selain akibat diterjang angin kencang, namun ambruknya rumah korban Imam Haris itu, akibat kayu bangunan rumahnya yang diketahui sudah mulai keropos dimakan usia," kata Sruwi Hartanto.
Editor : Aris S
