Geger, Bayi Baru Lahir Ditemukan di Semak-semak Dekat Kampus ITS Surabaya
Jumat, 29 Agu 2025 13:36 WIBBayi berjenis kelamin laki-laki itu pertama kali ditemukan oleh Slamet (65), petugas kebersihan kampus ITS, sekitar pukul 02.00 WIB.
Bayi berjenis kelamin laki-laki itu pertama kali ditemukan oleh Slamet (65), petugas kebersihan kampus ITS, sekitar pukul 02.00 WIB.
"Sudah dievakuasi ke Puskesmas Wangkal untuk mendapatkan perawatan," ungkap Kapolsek Gading, Iptu Ahmad Jamil.
Untuk motif, polisi masih memintai keterangan terhadap pelaku.
Polisi menduga orang tua pembuang bayi ini paham dengan situasi sekitar.
Polisi menyita pesan berupa tulisan tangan pada kertas, diduga milik pembuang bayi prematur di Surabaya.
Bayi berjenis kelamin perempuan itu diduga dibuang oleh orangtuanya.
Pasangan kekasih yang ditangkap Unit Reskrim Polsek Wonokromo itu berasal dari Sedati, Sidoarjo, dan Bangil, Pasuruan.
Bayi yang diperkirakan berumur 3 bulan itu diletakkan di depan pintu rumah Jai, warga setempat.
Jasad mayat bayi malang itu sudah dikebumukan.
"Saksi ini awalnya mendengar tangisan bayi. Sempat dikira suara kucing," ujar Kapolsek Tempurejo, AKP Heri Supadmo.
"Kita sudah melakukan pengecekan video CCTV di sekitar TKP," ujar Kapolsek Bubutan, Kompol Dwi Okta.
"Dalam selimut tersebut ada bayi perempuan, kurang lebih usianya tiga bulan," jelas Kapolsek Bubutan, Kompol Dwi Okta Herianto.
"Jenis kelamin perempuan, umurnya diperkirakan satu hari," ujar Kanit Reskrim Polsek Trowulan, Iptu Pamto Hadi Saputra.
Penemu mayat bayi itu adalah Misto (55), pencari rongsokan asal Desa Japanan, Kecamatan Mojowarno.
Bayi dengan tali pusar masih menempel tersebut diduga sengaja dibuang ke saluran irigasi.