Hendy Siswanto berkalung selendang dengan Ketua DPD Partai Golkar Jember Karimullah.
Jember - Hendy Siswanto bersama relawan dan pendukungnya datang ke Kantor DPD Golkar Jember untuk bersilaturahmi dan berharap rekom Partai Golkar bisa mengusungnya untuk kontestasi Pilkada 2024 mendatang.
Dari kunjungannya tersebut, Hendy Siswanto menerima selembar kain selendang dengan cara dikalungkan bersama dengan Ketua DPD Partai Golkar Jember Karimullah.
Baca juga: Partisipasi Peserta dari 16 Kota di Jawa dan Bali di Event Tahunan Aston Jember
Hendy ketika dikonfrimasi tentang pengalungan selendang ini, apakah merupakan simbol nantinya pada Pilkada 2024 mendatang, Hendy-Karimullah dapat menjadi pasangan Calon Bupati-Wakil Bupati saat Pilkada 2024.
Dengan tegas Hendy menyampaikan jika adanya pengalungan kain selendang itu sebagai sebuah doa dan harapan.
Bahkan diungkapkan Hendy bila masih ingin berpasangan dengan wakil bupati saat ini Muhammad Balya Firjaun Barlaman, atau akrab disapa Gus Firjaun, untuk majung sebagai bupati pada periode kedua, Pilkada 2024 mendatang.
"Namun saat bersilaturahmi dengan Partai Golkar Jember, kemudian menyampaikan paparan di hadapan seluruh kader Partai Golkar. Bahwa saat ini, kami bersama dengan Gus Firjaun (Wakil Bupati Jember). Kami pun (masih) berharap pada periode kedua, masih bisa bersama Gus Firjaun. Itu keinginan saya, tapi kan kami tidak punya partai. Kondisi inipun masyarakat juga tahu," paparnya.
Akan tetapi terkait keinginan itu, Hendy mengakui jika sampai saat ini. Gus Firjaun juga belum memberikan jawaban terkait keinginannya untuk tetap berpasangan pada periode kedua.
Baca juga: Golkar Jombang Kukuhkan 21 PK dalam Muscam XI, Target Raih 10 Kursi DPRD
"Apalagi posisi Gus Firjaun juga dalam posisi iya dan tidak. Yes or no. Tapi kemudian semisal Gus Firjaun tidak mau (lanjut periode kedua), ya maka kosong posisinya (Calon Wakil Bupati)," ujarnya
Sehingga ditegaskan oleh Hendy jika lewat simbol pengalungan kain selendang itu, pihaknya siap dengan siapapun.
Sementara itu menanggapi pernyataan yang disampaikan Hendy Siswanto. Ketua DPD Partai Golkar Jember Karimullah, menegaskan bila menyerahkan keputusan kepada partai berlambang pohon beringin tempatnya bernaung.
"Ada mekanisme nanti, jika tidak maju sebagai bupati tetapi wakil ataupun memberangkatkan kader sendiri, nanti perlu menjadi pembahasan di dalam rapat kerja, sesuai dinamika politik," ujarnya.
Baca juga: Ketua MAKI Jatim Apresiasi Pemenang Kompetisi Fun Run 5K di Jember
Sebagai catatan, lanjutnya, adanya mekanisme partai keinginan untuk mendorong kadernya dalam kontestasi politik.
Namun demikian, lanjutnya, terkait komunikasi poliik. Karena Partai Golkar Jember tidak bisa mengusung calon sendiri dalam kontestasi Pilkada 2024 mendatang, pihaknya mengaku, masih melakukan komunikasi dan koalisi politik dengan partai lainnya.
"Selanjutnya dari kegiatan sosialisasi ini, kami akan rapatkan dengan Tim Pilkada Golkar Jember, untuk pandangan koalisi partai. Karena seluruh partai ini kan dihadapkan dengan (saling berkoalisi) untuk memberangkatkan (calon yang sama), ataukah memberangkatkan kadernya siapa. Termasuk berkoalisi dengan siapa. Kita memanfaatkan waktu itu, untuk saling menyesuaikan," pungkasnya.
Editor : Aris S
