Putra Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim M ini datang didampingi sang istri, Shofiyah Hana dan relawan datang ke Kantor DPC PDI-Perjuangan Kabupaten Mojokerto di Jalan By Pass Dusun Jokodayoh, Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar. (Foto: nana/mili.id)
Mojokerto - Muhammad Al Barra Wakil Bupati (Wabup) Mojokerto yang aktif ini mendaftarkan diri menjadi sebagai bakal calon bupati melalui Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Jumat (26/4/2024).
Gus Barra sapaan akrabnya menjadi pendaftar pertama sejak Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kabupaten Mojokerto membuka pendaftaran untuk penjaringan Pemilihan Bupati (Pilbup) 2024.
Baca juga: Baru Bebas Tiga Bulan, Residivis Curanmor Kembali Beraksi di Empat Lokasi
Putra Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim M ini datang didampingi sang istri, Shofiyah Hana dan relawan datang ke Kantor DPC PDIP Kabupaten Mojokerto di Jalan By Pass Dusun Jokodayoh, Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar. Sekitar 40 menit, Gus Barra melakukan proses pendaftaran di lantai II.
"Tidak ada, kebetulan dibuka, lebih cepat lebih baik. Hasilnya responsnya baik, lancar dan PDIP mengapresiasi karena begitu dibuka, saya orang pertama yang mengambil formulir," ucapnya yang sengaja mendaftar pertama di awal pendaftaran PDIP untuk penjaringan Pilbup 2024.
Nantinya, lanjut Gus Barra, ada partai politik (parpol) membuka pendaftaran maka ia akan mengikuti, meski mengakui sudah banyak parpol yang merapat.
Namun, ia belum menentukan sosok wakil yang akan mendampinginya maju di Pilbup 2024 mendatang. Meski belum ada kriteria wakil, ia tetap yakin akan ada yang bisa mendampinginya.
"Belum ada kriteria, InsyaAllah pasti ada. Harapannya bisa bersinergi dalam membangun Kabupaten Mojokerto nantinya. Tidak ada, tidak ada permintaan khusus (DPC PDIP Kabupaten Mojokerto) tapi diapresiasi saja oleh PDIP, belum ada sosok wakil, dan tidak ada mahar," katanya.
Terpisah, Wakil Bidang Organisasi DPC PDIP Kabupaten Mojokerto Sriantin menyebutkan, Gus Barra mengambil formulir pendaftaran penjaringan dan langsung mengisi formulir tersebut.
Baca juga: Tergiur Ritual Penggandaan Uang, Warga Kehilangan Rp22 Juta di Mojokerto
"Alhamdulilah Gus Barra merespons sangat cepat, beliau langsung mendaftar sebagai pendaftar pertama di PDIP Kabupaten Mojokerto," imbuhnya.
PDIP Kabupaten Mojokerto mengapresiasi kesiapan Gus Barra dalam proses pendaftaran sebagai Calon Bupati Mojokerto melalui partai berlambang banteng moncong putih ini.
Menurutnya, formulir tersebut nantinya akan dilakukan verifikasi jika ada kekurangan secara teknis persyaratan akan segera dikomunikasikan ke Gus Barra sebagai Bakal Calon Bupati Mojokerto.
"Namun jika tidak ada kekurangan maka akan segera kami kirim ke DPD PDI-Perjuangan Jawa Timur untuk diverfikasi lebih lanjut. Yang jelas, semua boleh mendaftar. Tidak hanya kader tapi orang luar, bahkan partai luar pun yang ingin mendaftar ke kita, kita persilahkan. Belum ada (dari PDIP), kan semua masih pendaftaran semua," tuturnya.
Baca juga: Pemkot Mojokerto Gandeng 30 Penyedia Makan Minum, Harga Nasi Kotak Ditetapkan Lewat Kontrak Payung
Sriatin menambahkan, rekomendasi dari PDIP dalam Pilkada 2024 adalah kewenangan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP.
DPC PDIP Kabupaten Mojokerto hanya menjaring, mendaftar dan melengkapi administrasi untuk dikirim ke DPP. Sementara rekomendasi kewenangan dari DPP PDIP.
"Sebelumnya, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kabupaten Mojokerto akan membuka pendaftaran untuk penjaringan Pemilihan Bupati (Pilbup) 2024. Pendaftaran akan dibuka mulai tanggal 26 April sampai 11 Mei 2024," pungkasnya.
Editor : Aris S
