Suasana kemacetan arus lalin di jalur pantura Situbondo.(Fatur Bari/mili.id)
Situbondo - Sebuah pohon palembang tumbang di jalur pantura Situbondo, tepatnya di jalan raya Desa/Kecamatan Arjasa, akibat diterjang hujan deras yang disertai angin kencang, Rabu (17/4/2024).
Akibatnya, arus lalin di jalur pantura Situbondo sempat lumpuh, karena pohon jenis palembang yang tumbang menutup seluruh badan jalan aspal di lokasi kejadian.
Baca juga: BMKG: Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Bali
Arus lalu lintas kembali lancar di jalur pantura Situbondo, setelah aparat kepolisian bersama personel Pusdalops BPBD dan petugas Tagana Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Situbondo, dibantu warga sekitar, mengevakuasi pohon tersebut dari tengah jalan.
"Khawatir akan terjadinya kemacetan arus lalin yang panjang, petugas Polsek Arjasa dan petugas Satlantas Polres Situbondo, memberlakukan sistem buka tutup di lokasi kejadian," kata Abdul Gani, salah seorang warga sekitar.
Baca juga: Kapolres Situbondo dan Kasat Polairud Raih Penghargaan Africa Van Java Awards 2026
Diperoleh keterangan, sebelum pohon tersebut tumbang, hujan deras yang disertai angin kencang melanda kawasan Situbondo, sehingga kondisi pohon palembang yang akarnya rapuh ini tumbang dan melintang di badan jalan aspal di lokasi kejadian.
“Saat kejadian, saya sedang mengemudikan truk dari arah barat. Tiba-tiba para pemotor di depan menghentikan laju motornya, sehingga saya juga menghentikan laju truk, dan ternyata ada pohon tumbang," ujar Ahmad,
sopir truk asal Kabupaten Banyuwangi.
Kasatlantas Polres Situbondo, AKP Tutud Yudho Prastyawab mengatakan, begitu ada informasi pohon tumbang, pihaknyabersama petugas BPBD dan Tagana Dinsos Situbondo langsung turun ke lokasi kejadian, untuk memotong dan mengevakuasi pohon tumbang tersebut.
"Diakui jalur pantura sempat macet sebentar, namun setelah pohon tumbang berhasil dievakuasi, arus lalu lintas di jalur pantura kembali lancar. Namun, sebelumnya untuk memecah kemacetan arus lalin, petugas memberlakukan sistem buka tutup," katanya.
Editor : Aris S
