Peringatkan Wisatawan di Pantai Paseban Jember, Relawan Tunjukkan Kantong Jenazah

Peringatkan Wisatawan di Pantai Paseban Jember, Relawan Tunjukkan Kantong Jenazah © mili.id

Relawan dan TRC BPBD Jember mengimbau wisatawan di Pantai Paseban Jember. (Hatta for Mili.id)

Jember - Anggota TRC BPBD Jember mempertontonkan kantong jenazah, sebagai bentuk peringatan keras bagi wisatawan yang tetap bandel bermain air di pesisir Pantai Paseban, Jember.

Aksi yang terekam video berdurasi 17 detik itu viral di sejumlah grup whatsapp dan medsos.

Baca juga: Ratusan Relawan Mojokerto Ikuti Pelatihan Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran, Ini Kata Cak Sumardi

Menurut salah seorang relawan yang melakukan aksi menggunakan kantong jenazah itu, Vicky Septian mengatakan dengan menunjukkan kantong jenazah itu, bertujuan mengingatkan pengunjung pantai agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar pesisir pantai.

Aksi itu dilakukan di sekitaran Pantai Paseban, Desa Paseban, Kecamatan Kencong, Jember, sekitar pukul 14.30 WIB, Rabu (17/4/2024).

"Karena kondisi ombak yang kurang bersahabat, dan pengunjung pantai sulit untuk diatur, sehingga kita melakukan imbauan dengan menunjukkan kantong jenazah. Tujuan kami agar mereka lebih berhati-hati, dan tidak ada terjadi korban lagi," kata Vicky yang juga anggota Relawan Barat Daya itu saat dikonfirmasi sejumlah wartawan.

Meski sudah diingat agar tidak terlalu jauh dari bibir pantai, namun tetap saja ada wisatawan yang kembali bermain air. Tapi hal itu tidak menyurutkan upaya relawan dan petugas untuk selalu mengingatkan kewaspadaan di sekitar pantai.

"Tentunya kita terus mengimbau dan mengedukasi para pengunjung, agar kejadian beberapa hari yang lalu tidak lagi terulang," ucapnya.

Terkait upaya menjaga dan memantau keamanan di sekitar pesisir pantai. Kata Vicky, ada sekitar 20 orang petugas dan relawan yang bertugas.

"Untuk tugas ini, kita masih terus lakukan, hingga jumlah pengunjung pantai) landai. Untuk saat ini, tercatat ada sekitar 10 ribuan pengunjung yang ada di pantai. Pantauan kami dari Pantai Karanganyar sampai Paseban," ujarnya.

Baca juga: Ketua MAKI Jatim Apresiasi Pemenang Kompetisi Fun Run 5K di Jember

Sementara itu menurut Kepala BPBD Jember Widodo Julianto, pihaknya juga membenarkan adanya aksi menunjukkan kantong mayat yang dilakukan di Pantai Paseban.

"Pengunjung agak susah diimbau tidak berenang laut, tapi semoga amandali," kata Widodo saat dikonfirmasi terpisah.

Perlu diketahui, terkait lokasi Pantai Paseban. pada Kamis (11/4/2024) kemarin, tiga orang pengunjung Pantai Paseban tergulung ombak.

Ketiga orang korban itu merupakan warga asal Segoro Madu, RT 07 RW 01, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Baca juga: Antusias Warga Jember Ikuti Kompetisi Fun Run Gratis, Gebrakan MAKI Jatim

Diketahui saat itu mereka sedang beraktifitas mandi dan bermain di pesisir pantai. Karena salah satu korban bermaksud untuk mengobati sakit gatal-gatal yang dirasakan.

Para korban yang diketahui masih satu keluarga itu, salah satu di antaranya meninggal dunia.

Korban meninggal bernama Agung Setiawan (44), adalah bapak kandung dari Muh Rafisqy Rahman (14), juga Afa (18).

Dua anaknya beruntung selamat, meskipun juga ikut tergulung ombak bersama bapaknya saat itu.

Editor : Aris S



Berita Terkait