Dirlantas Polda Jatim Paparkan Data Kecelakaan H-1 Lebaran

Dirlantas Polda Jatim Paparkan Data Kecelakaan H-1 Lebaran © mili.id

Dirlantas Polda Jawa Timur Kombes Pol Komarudin. (Ist for Mili.id)

Surabaya - Apel Siaga Pengamanan Malam Takbir Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah, dilaksanakan di lapangan apel Mapolda Jatim oleh Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas), Selasa (09/04/2024).

Apel tersebut dipimpin Dirlantas Polda Jawa Timur Kombes Pol Komarudin. Usai apel, ia menyampaikan, selama Operasi Ketupat Semeru, pihaknya mengeklaim mampu menekan angka kecelakaan sebesar 50 persen.

Baca juga: Gerak Cepat Anas Karno, Keluhan Air Bersih Langsung Ditindaklanjuti

"Sampai dengan H-2 kemarin, Alhamdulillah kita mampu menekan sampai dengan 50 persen kecelakaan di wilayah Jatim. Sampai dengan pelaksanaan operasi, terjadi sebanyak 252 kasus kecelakaan," katanya.

Selama operasi itu digelar, tercatat ada 18 kasus kecelakaan yang menyebabkan korbannya tewas. Sementara untuk tahun lalu, di 5 hari pertama operasi digelar ada 67 orang meninggal akibat kecelakaan.

Baca juga: HUT Bhayangkara Jadi Momentum BRI Jemursari Perkuat Sinergi dengan Polda Jatim

"Artinya kita mampu menekan sebanyak 75 persen. Ini yang diharapkan kepada masyarakat. Kepatuhan kepada undang-undang lalu lintas itu untuk kepentingan kita bersama, untuk keselamatan kita bersama," tambahnya.

Selain itu, data daerah rawan kecelakaan juga diungkap oleh. Jumlah kecelakaan terbanyak saat Operasi Ketupat Semeru itu ada di Pasuruan, kemudian tingkat fatalitas tertinggi ada di Ngawi.

Baca juga: PALM PARK Surabaya Hadirkan Staycation Seru Saat Libur Sekolah

"Di Pasuruan sampai dengan hari ini ada 16 kecelakaan dan 1 meninggal dunia. Ngawi sampai dengan hari ini ada 14 kasus kecelakaan, 5 orang meninggal dunia," pungkasnya.

Mayoritas kecelakaan itu terjadi akibat human error. Pengendara yang diduga kelelahan dalam perjalanan jauh itu jadi penyebab utama terjadinya kecelakaan lalu lintas, bahkan hingga memakan korban jiwa.

Editor : Achmad S



Berita Terkait