Lokasi pembunuhan kasir minimarket di Sidoarjo.(Foto:Istimewa)
Sidoarjo - Perampokan disertai pembunuhan yang menimpa YM (22), kasir minimarket di Gedangan, Sidoarjo, Minggu (31/2) kemarin, warga menyebut kejadiannya terjadi sebelum pukul 22.00.
Bahrudin, Ketua RT 17 Desa Semambung di dekat lokasi kejadian mengatakan, perampokan disertai pembunuhan itu terbongkar saat keluarga (ibu) korban mencari korban di minimarket pukul 22,00 WIB.
Baca juga: Gerindra Sidoarjo Apresiasi Evaluasi Pimpinan BGN oleh Presiden Prabowo
"Tokonya tutup dan pegawainya pulang itu pukul 10 malam. Ada pihak keluarga mencari korban, kenapa jam 10 belum pulang. Dari situ awal mula ditemukannya korban tergeletak," kata Baharudin, Senin (1/4).
Menurut Baharudin, si ibu korban ketika melihat anaknya sudah tergeletak, lantas berteriak histeris.
"Ibu teriak teriak melihat itu, warga dan saya ini berkumpul. Tubuhnya (korban) tidak berdarah, denyut nadinya tidak ada kemungkinan meninggal dicekik," rinci Baharudin.
Kemudian, kata Baharudin, ketika petugas kepolisian datang ke lokasi selanjutkan melakukan olah tempat kejadian perkara. Hasilnya, dikethaui Hp korban tidak ada, dan uang di laci kasir tidak ada.
"Korban dibawa ambulans, polisi ketika itu banyak yang datang dan memeriksa toko. Lalu para warga yang melihat membubarkan diri," jelasnya.
Sehingga, dari kejadian tersebut Polresta Sidoarjo mengungkapkan telah memeriksa sejumlah pihak, serta turut mengamankan sejumlah barang bukti.
"Benar, ditemukan tanda kekerasan tubuh korban. Indikasi perampokan, masih dilakukan autopsi di Rumah Sakit (RS) Pusdik Porong," ungkap Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo, Kompol Agus Sobarnapraja ketika dikonfirmasi, Senin (1/4/24).
Baca juga: Masifkan Gerakan Ketahanan Pangan, Polisi di Kecamatan Tarik Dampingi Petani
Menurut Agus, korban YM ini mengalami luka luar dibagian tubuhnya akibat dianiaya pelaku, kematiannya diduga akibat gagal napas, dibekap.
"Penyidik sudah bergerak melakukan serangkaian penyelidikan, kejadian sekira pukul 22.00 WIB kala itu minim saksi mata, kami periksa sejumlah pihak serta mengumpulkan alat bukti," tandasnya.
Editor : Aris S
