Belasan Emak-emak di Jember Segel Dua Toko Miras

Belasan Emak-emak di Jember Segel Dua Toko Miras © mili.id

Aksi emak-emak dan warga Jember segel toko miras (Foto: Tangkapan layar video amatir warga)

Jember - Belasan emak-emak dan warga di Jember menggeruduk serta menyegel dua toko minuman keras (miras) yang beroperasi di wilayah mereka.

Aksi emak-emak di RT 02 RW 32 Lingkungan Tegal Boto Kidul, Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Sumbersari itu dilakukan pada Jumat (8/3/2024) malam.

Baca juga: BNI Sudah Laporkan Kasus KUR Jember 441 M Sejak 2024

Untuk memastikan toko miras itu benar-benar tidak beroperasi, warga memantaunya hingga Minggu (10/3/2024) malam.

Korlap aksi, Sukarni menjelaskan, aksi spontanitas menyegel toko miras itu dilakukan sebagai bentuk ungkapan geram, dan upaya menjaga suasana puasa Ramadan 1445 Hijriah.

"Sejujurnya aksi ibu-ibu kemarin itu karena geram dan marah. Dua toko jualan miras itu setahu saya tidak ada izin dari warga ataupun pemangku wilayah. Toko itu masih baru, ada beberapa bulan," ungkap Sukarni, Senin (11/3/2024).

Menurut Sukarno, dua toko itu lokasinya berdekatan dengan masjid.

"Kami menilai ini semakin gak karu-karuan. Apalagi pernah ada pemabuk di sekitar sini meresahkan warga. Dulu juga pernah kita lapor polisi sampai empat mobil yang datang untuk mengamankan pemabuk itu," ungkap dia.

Penampakan toko miras yang disegel emak-emak di JemberPenampakan toko miras yang disegel emak-emak di Jember

Baca juga: Kejati Jatim Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi KUR BNI Jember, Kerugian Negara Capai Rp41,4 Miliar

Terkait keberadaan toko miras di sepanjang Jalan Sumatera, Kecamatan Sumbersari itu, Sukarni menyebut bahwa tidak hanya dua toko saja yang berada di wilayahnya.

"Setahu saya ada empat. Untuk dua ini di wilayah saya, yang dua lagi di dekat jembatan. Saya berharap ada tindakan tegas dari pemerintah. Lokasi Jalan Sumatera juga dekat dengan wilayah pendidikan, banyak kampus. Mau jadi apa generasi muda kita," bebernya.

Dalam aksinya, emak-emak dibantu warga lain memasang banner tanda segel di pintu toko. Banner itu bertuliskan "TOKO MIRAS INI DISEGEL WARGA LINGKUNGAN RW 032".

"Poster itu dipasang saat aksi spontanitas kemarin. Sampai sekarang masih ada," ujar warga lain bernama Piping.

Baca juga: AstonRun 2026 Perkuat Jember Sebagai Destinasi Sport Tourism

Terkait pemilik toko miras, lanjut Piping, sejak aksi kemarin bahkan sebelum aksi, mereka sudah tidak terlihat.

"Pemiliknya setahu saya gak keliatan. Gak tau siapa orangnya. Tapi toko miras itu tutup sampai sekarang. Warga sesekali ada di sekitar toko, mungkin untuk memastikan toko tidak buka lagi," pungkasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait