Didit Panji Saputra remaja asal Sinoman, Kelurahan Miji, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto yang menjadi inisiator Telusur Education Center. Foto : istimewa
Mojokerto - Didit Panji Saputra remaja asal Sinoman, Kelurahan Miji, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto menjadi inisiator Telusur Education Center.
Yah, ini adalah satu komunitas yang menjadi penggerak pendidikan non-formal berbasis alam yang diinisiasi generasi muda yang berkarya di Kota Onde-onde.
Baca juga: Baru Bebas Tiga Bulan, Residivis Curanmor Kembali Beraksi di Empat Lokasi
Kiprahnya dalam pendidikan melalui Telusur Education Center inilah yang mengantarkan Didit menjadi wakil Provinsi Jawa Timur dalam pemilihan pemuda pelopor tingkat nasional di bidang Pendidikan tahun 2023.
Didit menyebutkan, bahwa Telusur Education Center adalah sebuah komunitas pemuda di sekitar Kali Telusur yang memberikan les secara gratis dalam jam wajib belajar di era Wali Kota Mas'ud Yunus.
"Kalau sebelumnya hanya belajar di dalam ruangan, sejak normalisasi Kali Telusur tahun 2019 pada masa kepemimpinan Wali Kota Ning Ita kita punya lahan untuk dijadikan sarana belajar agar anak-anak tidak bosan belajar di dalam ruangan," ujar Didit, Minggu (25/2/2024).
Dalam Telusur Education Center, lanjut Didit, tentunya anak-anak selain mendapatkan pembelajaran formal sesuai kurikulum di sekolah, mereka juga mendapatkan pembelajaran soft skill.
Seperti public speaking dan juga aksi peduli lingkungan yang merupakan salah satu penerapan kurikulum di sini.
"Outing Class dengan melakukan outbond di Kali Telusur ini gratis. Ada aksi lingkungan yang mengajarkan anak-anak bagaimana cara mengelola sampah, memilah mana sampah yang masih bisa diolah menjadi produk daur ulang, sedangkan sampah yang tidak bisa didaur ulang kita gunakan untuk eko enzim dan komposter," ucapnya.
Baca juga: Tergiur Ritual Penggandaan Uang, Warga Kehilangan Rp22 Juta di Mojokerto
Tak hanya untuk anak-anak, Didit menambahkan, dalam Telusur Education Center juga terdapat program Gerbang Karma (Gerakan Pengembangan Karakter Masyarakat Bersama) yang melibatkan remaja, ibu-ibu, maupun bapak-bapak di setiap hari Sabtu dan Minggu.
"Setiap Sabtu dan Minggu ada senam bersama dilanjutkan dengan kerja bakti oleh bapak-bapak, sedangkan ibu-ibunya menghias dan merapikan tanaman di Kali Telusur. Untuk anak-anaknya literasi sama bermain permainan tradisional," tandasnya.
Atas kiprahnya dalam pengembangan sumber daya manusia di Kota Mojokerto ini, Pj. Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro menyampaikan apresiasinya.
Ia pun berharap melalui Telusur Education Center akan lahir pemuda-pemuda yang memiliki semangat untuk membangun Kota Mojokerto.
Baca juga: Pemkot Mojokerto Gandeng 30 Penyedia Makan Minum, Harga Nasi Kotak Ditetapkan Lewat Kontrak Payung
“Semoga apa yang dilakukan Didit bisa menjadi semangat para pemuda, khususnya di Kota Mojokerto untuk membawa kemajuan kota ini dan nantinya akan muncul pemuda-pemudi yang dapat memberikan dampak positif bagi warga,” kata Kadispora Jatim ini.
Selain menjadi Pemuda Pelopor Jawa Timur 2023, Didit merupakan finalis Gus Yuk Kota Mojokerto 2017.
Saat ini ia juga aktif dalam kegiatan kepramukaan dan serta menjadi fasilitator Insan Generasi Berencana (GenRe) Kota Mojokerto.
Editor : Aris S
