Pelaku saat terekam kamera pengintai perushaan. (Ist for Mili.id)
Surabaya - Perusahaan PT Krakatau Karya Abadi, di Jalan Kendangsari, Kota Surabaya yang disatroni bandit bertopeng 'Money Heist', ternyata bergerak di bidang jasa pendistribusian sembako.
Bandit misterius yang beraksi pada Sabtu (27/1/24) malam yang beraksi seorang diri itu berhasil membobol brankas, dan menggondol 1 buah laptop, 7 buah mini gold, 4 keping emas 10 gram, voucher Rp 400 ribu, dan uang tunai senilai Rp 534 ribu.
Baca juga: Four Points by Sheraton Surabaya Gelar Trading Card Show Pertama di Surabaya
Ghufron, salah satu sekuriti di PT Krakatau Karya Abadi saat ditemui mili.id membenarkan informasi bandit bertopeng tersebut. Katanya, dia saat ini belum tahu, siapa sosok yang ada dibalik topeng tersebut.
"Di sini tercover dua petugas keamanan, ada yang shif siang dan malam. Namun, karena pelaku dilaporkan bertopeng ini ketika itu kondisinya kantor libur. Kita belum tahu gimana perkembangannya," terang Ghufron saat ditemui mili.id, Kamis (22/2).
Ghufron menjelaskan, bahwa perusahaan yang ia jaga itu adalah kantor e commerce pendistribusian bahan - bahan sembako. Di mana setiap hari pekerjaan lengang, dan Sabtu-Minggu libur.
Baca juga: Suroboyo 10K 2026 Dibanjiri Ribuan Pelari, Hotel dan Kuliner Surabaya Ikut Terdongkrak
"Perusahaan bergerak di bidang pendistribusian bahan-bahan pokok (sembako) dan keamanannya terjamin. Contohnya ada di akses masuk perusahaan yang menggunakan teknologi fingerprint," terang Ghufron.
Sehingga, lanjut Ghufron, tidak sembarang orang bisa melewati pintu masuk gedung kantor. Sebab hanya orang orang yang telah terdaftar fingerprint, yang bisa leluasa keluar atau masuk pintu kantor.
"Kemungkinan sudah direncanakan, dan bisa jadi ada kemungkinan - kemungkinan lainnya," tandas Ghufron.
Baca juga: Remaja Surabaya Tewas Diduga Dikeroyok Usai Perselisihan Sandal Crocs Rp1,5 Juta
Sementara, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Hendro Sukmono hingga saat ini telah melakukan pemeriksaan dan penyelidikan terkait kasus tersebut.
"Telah dilakukan upaya penyelidikan, Tim Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya sudah mengerucutkan kepada terduga pelaku, dan saat ini masih dilakukan upaya kepolisian," tutup Hendro.
Editor : Aris S
