Komplotan Perampok Satroni Kantor Pegadaian Swasta di Surabaya

Komplotan Perampok Satroni Kantor Pegadaian Swasta di Surabaya © mili.id

KSP Gadai Jalan Kapas Krampung Surabaya yang disatroni komplotan perampok (Foto: Rama Indra/mili.id)

Surabaya - Kantor Pegadaian swasta di Jalan Kapas Krampung No. 40, Tambaksari, Surabaya dirampok. Pelaku disebut tiga orang dan membawa kabur laptop hingga handphone.

Informasi yang didapat mili.id, perampokan terjadi pada Rabu (7/2/2024) malam, sekitar pukul 20.30 WIB.

Baca juga: Four Points by Sheraton Surabaya Gelar Trading Card Show Pertama di Surabaya

Sebelum dirampok, kantor pegadaian itu dijaga dua karyawan perempuan, AS dan FRE.

Saat itulah, tiba-tiba datang seorang pria berpura-pura menggadaikan barang. Pria itu lantas mendorong meja ke arah AS.

Tak berselang lama, datang seorang pria lagi langsung masuk dan menodongkan pisau ke leher AS.

Mengetahui itu, FRE mencoba menolong AS. Namun, pelaku pertama langsung menjambak rambut FRE kemudian kepalanya dibenturkan ke tembok.

Kedua pelaku kemudian merampas dua handphone dan satu laptop yang ada di kantor pegadaian tersebut, lalu kabur.

Baca juga: Suroboyo 10K 2026 Dibanjiri Ribuan Pelari, Hotel dan Kuliner Surabaya Ikut Terdongkrak

"Kalau gak salah pelakunya tiga orang, pakai motor. Yang masuk (ngerampok) dua. Satunya nunggu di luar," kata AS kepada mili.id, Jumat (9/2/2024).

AS mengatakan bahwa saat kejadian itu dalam kondisi hujan. Tidak banyak orang. Ketika ia dan temannya berusaha berteriak minta tolong, tidak banyak yang merespon.

"Pas hujan deres itu mas. Saat saya minta tolong tapi pelakunya sudah kabur. Kasihan temen saya ini (FRE), kepalanya masih memar karena dibenturkan ke tembok," ungkapnya.

AS mengaku sudah membuat laporan ke polisi. Ia berharap pelakunya segera diamankan.

Baca juga: Remaja Surabaya Tewas Diduga Dikeroyok Usai Perselisihan Sandal Crocs Rp1,5 Juta

"Semoga cepet ketangkep. Dan kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Masih takut saya mas," tandasnya.

Terpisah, Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Hendro Sukmono membenarkan adanya laporan perampokan tersebut. Menurutnya, kasusnya kini tengah diselidiki.

"Olah TKP sudah kami lakukan, begitupun pemeriksaan saksi. Saat ini masih kami lakukan pendalaman, mudah-mudah bisa segera kami ungkap," katanya saat dikonfirmasi.

Editor : Redaksi



Berita Terkait