Truk mengangkut pupuk bersubsidi diturunkan ke kios Desa Kupang, Kecamatan Pakem, Selasa (30/1/2024). (Ist for Mili.id)
Bondowoso - Satu truk pupuk bersubsidi di Kabupaten Bondowoso tiba di sebuah kios di Desa Kupang, Kecamatan Pakem, Kabupaten Bondowoso namun petani tidak diperbolehkan menebusnya.
Kejadian pada Selasa (30/1/2024) lalu ini menjadi pembahasan hangat di kalangan warga, eksekutif dan legislatif Bondowoso.
Anggota DPRD Kabupaten Bondowoso, Bambang Suwito yang juga warga Desa Kupang menyayangkan kejadian tersebut. Truk pengangkut pupuk tersebut untuk pengiriman kedua kalinya.
"Pupuk itu datang untuk stok bulan 2 (Februari). Padahal banyak masyarakat yang menunggu dari pagi sampai hujan-hujanan. Ketika pupuk tiba di kios, petani gak boleh menebusnya," paparnya kepada Mili.id, Kamis (1/2/2024).
"Alasannya baru boleh ditebus pada Februari. Sedangkan petani butuh pupuk pada MT I sejak Januari," keluh legislator dari PDIP ini.
Merespon peristiwa itu, Kepala Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Bondowoso Hendri Widotono turun ke kios untuk menyelesaikan insiden tersebut pada Rabu (31/1/2024).
"Sebelumnya, saya sudah mengusulkan 3 hal terkait distribusi pupuk bersubsidi di Bondowoso," kata anggota Pansus Pengawasan Pupuk Bersubsidi DPRD Bondowoso tersebut.
Pertama, Pemkab Bondowoso melalui Dinas Kominfo mengunggah data e-RDKK dan e-alokasi masing-masing anggota/kelompok tani di website resmi, sehingga bisa dipantau oleh seluruh masyarakat.
"Kedua, distributor harus memerintahkan kepada seluruh kios untuk memampang data e-alokasi di setiap kiosnya supaya petani tahu jatah pupuknya berapa dalam setahun," pintanya.
Kemudian yang ketiga adalah memerintahkan kepada seluruh kios untuk memberikan nota transaksi pada setiap penebusan oleh petani.
"Sebab informasi yang saya himpun, banyak petani yang membeli pupuk bersubsidi tidak diberikan nota transaksi. Bisa jadi dia hanya menebus 1 kuintal tapi jatah sebenarnya 1 ton," pungkas pria yang karib disapa Mas Bambang Kupang tersebut.
Baca juga: Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Bondowoso Tebar Kepedulian untuk Purnawira dan Warakawuri
Editor : Achmad S
