Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas di Kota Batu (Foto: Muhammad Ana/mili.id)
Malang - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas buka suara terkait keterlambatkan distribusi tambahan 5 liter air zamzam setiap orang, untuk seluruh jemaah haji Tahun 2023 lalu.
Sebelumnya, setiap jemaah haji mendapat 10 liter air zamzam usai melakukan ibadah. Namun sampai saat ini mereka masih mendapatkan 5 liter.
Baca juga: Demo Banser Warnai Pemeriksaan Yaqut dalam Kasus Dugaan Korupsi Haji
"Masih menunggu proses otorisasi dari Pemerintah Arab Saudi. Otorisasi yang dimaksud yakni oleh Dewan Malaki (Dewan Kerajaan). Saya juga sudah berkoordinasi dengan Menteri Haji Arab Saudi," jelas Gus Yaqut usai Peresmian Ma'had Kampus III UIN Malang di Kota Batu, Jumat (26/1/2024).
Menurutnya, Pemerintah Indonesia juga sudah membayar tambahan air zamzam kepada Pemerintah Arab Saudi melalui e-Hajj sejak 6 Juni 2023.
"Karena kita juga sudah melakukan pembayaran tetapi izin ini belum diberikan untuk bisa keluar," ungkapnya.
Baca juga: Fortuner Kecelakaan Maut di Jalur Bromo Ditumpangi Sekeluarga, Berikut Identitasnya
Gus Yaqut berjanji akan segera menyelesaikan persoalan tambahan 5 liter air zamzam bagi jemaah haji 2023 yang belum terdistribusikan itu.
"Ya secepatnya (diselesaikan dan terdistribusi). Semoga segera tersampaikan," ujarnya.
Baca juga: Rem Blong Diduga Jadi Penyebab Kecelakaan Maut Fortuner di Jalur Bromo
Sebelumnya, banyak warganet mengeluhkan terkait tambahan 5 liter air zamzam bagi Jamaah Haji 2023 yang belum terdistribusikan oleh pemerintah.
Hal itu terlihat di dalam beragam komentar di akun Instagram resmi Kementerian Agama RI @kemenag_ri, yang memosting tentang Rencana Perjalanan Haji 1445 H/2024 M.
Editor : Narendra Bakrie
