Pengeroyok Dua Pemuda di Tunjungan Surabaya, Polisi Menduga dari Anggota Pesilat

Pengeroyok Dua Pemuda di Tunjungan Surabaya, Polisi Menduga dari Anggota Pesilat © mili.id

Konvoi di Tunjungan Surabaya (ist)

Surabaya - Dua pemuda saat tengah nongkrong di Jalan Tunjungan, Genteng, Surabaya, jadi korban pengeroyokan oleh puluhan orang yang tengah konvoi, Minggu (14/01/2024) sekitar pukul 23.00 WIB.

Kapolsek Genteng Kompol Bayu Halim mengatakan, kelompok yang konvoi dan melakukan pengeroyokan itu diduga berasal dari anggota salah satu perguruan silat yang ada di Surabaya.

Baca juga: Polrestabes Surabaya Amankan 192 Pelaku Kejahatan Jalanan dalam Dua Bulan Operasi

"Jelas, atributnya jelas, di media sosial juga banyak itu dan kelihatan nampak sekali. Cuma kan ini terkait dengan penanganan lanjut. Ini kita sasar kan orangnya, bukan dari kelompoknya," katanya, Senin (15/01/2024).

Sementara pengakuan korban kepada polisi, saat itu mereka sedang nongkrong. Puluhan orang diduga dari anggota pesilat itu tanpa sebab tiba-tiba menghampiri korbannya lalu melakukan pengeroyokan bersama-sama.

"Narasi dari korban ini menyampaikan, ya mereka enggak tahu apa-apa. Mereka lagi nongkrong santai, mungkin enggak ngerti lah karena sistemnya random," ungkapnya.

Baca juga: Kejari Surabaya Tangkap Ibu-Anak Buron Korupsi Rp4,75 Miliar, Buron Empat Tahun

"Jadi kelompok diduga dari perguruan silat ini dia nyari gara-gara aja sih. Mereka jumlahnya banyak kan mesti nyari-nyari masalah," tegas mantan Kapolsek Wonocolo ini.

Sedangkan, langkah lanjut terkait pelaku yang sudah diamankan dengan status sebagai saksi ini, pihaknya melakukan koordinasi dengan Polrestabes Surabaya. Rencananya, polisi menindak terkait konvoi dan bukan soal pengeroyokan.

Baca juga: Gerak Cepat Pemkot Surabaya Sidak Gion Spa, Management Kooperatif

"Laporan resmi juga ada, tapi kita ya berbuat lah. Jadi yang kita amankan juga ada beberapa yang terkait konvoinya, bukan terkait dengan tindak pidananya (pengeroyokan)," jelasnya.

 

Editor : Aris S



Berita Terkait