Foto Istimewa
Mili.id - Ketua DPR RI Puan Maharani mengapresiasi eksistensi Muhammadiyah untuk bangsa dan negara. Hal ini disampaikan dalam Resepsi Milad ke-109 yang digelar Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah secara luring dan daring, Kamis (18/11).
Puan menyebut banyak kader Muhammadiyah yang turun langsung ke masyarakat memberikan bantuan di berbagai sektor, termasuk kesehatan dan perannya dalam penanganan Pandemi Covid-19.
Baca juga: Puan Pimpin Paripurna, Prabowo Paparkan Langsung Arah Ekonomi dan Fiskal 2027
“Dengan gotong-royong Muhammadiyah bersama komponen masyarakat lainnya, kita optimis dalam menghadapi Covid-19. Dan saya yakin kita akan keluar sebagai bangsa pemenang,” ujar Puan melalui keterangan tertulisnya.
Maka, Puan mengimbau agar Muhammadiyah terus menebar semangat dan pengabdian dalam perjuangan keislaman dan kebangsaan.
Puan pun mengatakan, dedikasi Muhammadiyah telah mendatangkan banyak manfaat bagi rakyat. Dia menyebut, diusia 109 tahun ini (18 November), Muhammadiyah juga telah berkhidmat untuk bangsa dan negara.
Di samping itu, Muhammadiyah menurut Puan terus menunjukkan kepeduliannya bagi sesama dalam segala aspek.
Baca juga: Ketum Parpol dan Menteri Kabinet Hadiri Pidato Ekonomi Presiden Prabowo di DPR
“Misalnya di bidang pendidikan, kesehatan, sosial ekonomi, dan lain-lain sambil terus menjalankan dakwah Islam,” imbuh Puan
Tidak hanya itu, Puan juga mengingatkan sejarah sang kakek yang berlatar belakang sebagai kader Muhammadiyah.
“Bung Karno dan Ibu Fatmawati pernah mengabdi di Muhammadiyah. Selamat Milad (ulang tahun) ke-109 Muhammadiyah."ujarnya dalam keterangan tertulis.
Seperti diketahui, Sukarno yang merupakan Proklamator Kemerdekaan sekaligus Presiden pertama Indonesia adalah salah satu murid pendiri Muhammadiyah, KH Ahmad Dahlan.
Sementara Fatmawati, Ibu Negara Pertama, adalah kader Aisyiyah yang juga anak tokoh Muhammadiyah di Bengkulu, Hasan Din. Sukarno pernah mengajar sekolah Muhammadiyah Bengkulu dan menjadi pengurus Dewan Pengajaran Muhammadiyah.
Acara luring Milad Muhammadiyah tahun digelar di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dengan peserta terbatas dan protokol kesehatan yang ketat.
Editor : Redaksi
