Ilustrasi (istockphoto: Bubbers13)
Surabaya - Memasuki musim penghujan bagi pengendara roda dua pasti wajib menyediakan jas hujan untuk menunjang segala aktivitas selama berkendara. Oleh sebab itu, para pemotor wajib mengetahui cara merawat jas hujan supaya awet.
Sebab, bila tidak dirawat dengan baik dan benar, maka jas hujan dapat menimbulkan bau tak sedap, lusuh hingga kaku yang dapat mengurangi performa dalam berkendara.
Baca juga: Appraisal Belum Terbit, Dugaan Penerimaan Uang Calon Pedagang di Kalijudan Tuai Sorotan
Dilansir dari berbagai sumber, begini cara merawat jas hujan dengan baik dan benar:
1. Lap Jas Hujan saat Tiba di Tujuan
Segera bersihkan menggunakan lap atau kanebo ketika tiba di lokasi tujuan. Sisa air hujan yang masih menempel bukan hanya bikin jas hujan terlihat kotor dan kusam, air hujan yang mengendap dengan kotoran dapat pula membuat bau tak sedap.
2. Tiriskan Jas Hujan
Setelah dilap bersih, selanjutnya dikeringkan cukup dengan diangin-anginkan saja atau pemotor bisa menggantung jas hujan menggunakan kastok. Hindari paparan sinar matahari secara langsung bila hujan sudah reda, sebab itu dapat merusak material jas hujan.
3. Lipat Rapi
Setelah benar-benar kering, lipat jas hujan dengan mengikuti pola lipatan dan sambungannya. Sehingga pada kemudian hari ketika jas hujan dipakai kembali menjadi nyaman. Kemudian masukkan ke kantong atau plastik supaya lebih terlindung. Jangan sekali-kali melipat jas hujan yang masih basah, karena bisa membuatnya lengket dan susah untuk digunakan.
4. Hindari Penyimpanan Bawah Jok Motor
Jas hujan tidak direkomendasikan untuk disimpan di bawah jok motor. Alasannya, bagasi kecil bawah jok sering kali terkena paparan panas yang berlebihan dari mesin. Kalau hal tersebut dibiarkan terjadi, maka material jas hujan bisa tidak lagi optimal untuk menahan air hujan dan cepat kaku.
5. Gunakan Sabun untuk Kotoran Membandel
Baca juga: Teater Nol Surabaya Teguhkan Eksistensi Lewat Anniversary Ke-43 Meriah
Bila terdapat kotoran yang susah hilang, silakan menggosok jas hujan dengan perlahan menggunakan sabun cuci piring atau deterjen. Caranya cukup dengan sabun yang dicampur sedikit air, lalu gosok perlahan dengan jari atau sikat gigi yang sudah tidak dipakai.
6. Simpan di Tempat yang Teduh
Setelah melewati musim penghujan, usahakan menyimpan jas hujan di tempat yang teduh dan jauhkan dari tempat yang berpotensi ada tikus, supaya awet dan bisa digunakan lagi saat memasuki musim penghujan kembali.
Editor : Aris S
