Eks Rektor 4 Unitomo, Resmi Jabat Ketua STIKOSA AWS

Eks Rektor 4 Unitomo, Resmi Jabat Ketua STIKOSA AWS © mili.id

Meithiana Indrasari disela-sela acara pengkuhan/Foto:Mili

Mili.id - Mantan Rektor 4 Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya, Meithiana Indrasari resmi menjabat ketua Sekolah Tinggi Ilmu Komunis Massa Almamater Wartawan Surabaya (Stikosa AWS) Surabaya, Periode 2021 - 2024. Pengukuhan dilakukan di Kampus Stikosa AWS, Jl Nginden Intan Timur I, Sukolilo Surabaya. Sabtu (9/10)

Meithiana menyatakan STIKOSA-AWS merupakan wujud kesatuan kolektif dari segenap insan intelektual yang memiliki dedikasi tinggi, utamanya dalam mengembangankan ilmu komunikasi melalui kegiatan tridharma. 

Baca juga: IKA Stikosa-AWS Kecam Aksi Teror Redaksi Tempo dan Kekerasan 2 Jurnalis di Surabaya

"Kiprah STIKOSA-AWS telah berkontribusi melahirkan banyak tokoh, pemimpin, dan tokoh media di Indonesia." kata Meithiana. 

Disamping itu, dia menjabarkan STIKOSA AWS merupakan wadah bagi berbagai kegiatan intelektual yang terbuka terhadap gagasan, pengalaman, pemikiran-pemikiran kritis dan visioner dengan menjunjung tinggi kebebasan akademik.

Sementara di dalam pengembangan sebuah industri, penthahelix system merupakan salah satu model populer yang digunakan untuk rencana pengembangan segala bidang di dunia.

Baca juga: Memoles Citra di Akhir Masa Jabatan, Pakar dari Stikosa AWS: Jangan Korbankan Rakyat

Dan STIKOSA-AWS, lanjut dia, memiliki total seluruh pilarnya. 

"Kita ketahui bersama bahwa STIKOSA-AWS dengan seluruh akademisi didalamnya, berafiliasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur sabegai pilar dari pemerintah, dalam pilar komunitas," beber Meithiana. 

Baca juga: Pakar Komunikasi Stikosa AWS Ingatkan Potensi Hoaks Berbasis AI di Pilkada 2024

STIKOSA-AWS, paparnya, telah memiliki komunitas profesi wartawan dan media massa yang besar, hal ini seiring dengan pilar dalam bisnis media. 

"Dan makna dari semua ini, STIKOSA-AWS adalah kampus trategis nasional yang sinergitasnya dibutuhkan dalam pembangunan nasional." tandas Meithiana. 

Editor : Redaksi



Berita Terkait