Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menggelar operasi pemeriksaan mendadak dan tes urine acak di kawasan Pelabuhan Jamrud Tanjung Perak, Sabtu (13/6/2026).
Mili.id-Upaya memberantas penyalahgunaan narkoba di jalur transportasi laut terus digencarkan. Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menggelar operasi pemeriksaan mendadak dan tes urine acak di kawasan Pelabuhan Jamrud Tanjung Perak, Sabtu (13/6/2026).
Operasi yang menggandeng Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Siedokkes) tersebut menyasar sopir truk, sopir bus antar pulau, hingga penumpang umum yang beraktivitas di pintu masuk pelabuhan.
Baca juga: Polresta Sidoarjo Ungkap Peredaran Narkotika Jaringan Internasional, Dua WNA Ditangkap
Hasilnya cukup mengejutkan. Dari 50 alat tes cepat narkoba yang digunakan petugas, sebanyak lima orang dinyatakan positif menggunakan zat terlarang. Mereka langsung diamankan untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.
Kasatresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Adik Agus Putrawan, menjelaskan bahwa operasi tersebut sengaja dilakukan secara mendadak guna memastikan para pengguna jasa pelabuhan, khususnya pengemudi kendaraan angkutan, bebas dari pengaruh narkoba.
"Dalam operasi mendadak ini, kami melakukan pengujian tes urine terhadap penumpang maupun pengemudi yang akan menyeberang atau masuk ke kawasan pelabuhan," ujar AKP Adik Agus Putrawan.
Menurutnya, lima orang yang terindikasi positif tersebut berprofesi sebagai sopir dan pengantar barang yang membawa muatan dari Pulau Jawa menuju berbagai daerah di luar pulau. Seluruh kendaraan serta barang bukti yang berkaitan dengan kasus tersebut telah diamankan petugas.
Tak hanya mengungkap dugaan penyalahgunaan narkoba, operasi gabungan ini juga menemukan pelanggaran lain. Saat melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan angkutan barang, petugas mendapati enam dus rokok tanpa pita cukai resmi yang diduga merupakan barang ilegal.
Temuan tersebut menambah daftar pelanggaran yang berhasil diungkap dalam operasi yang difokuskan pada jalur distribusi dan mobilitas barang antarpulau tersebut.
AKP Adik Agus Putrawan menegaskan, pemilihan lokasi pemeriksaan di pintu masuk Pelabuhan Tanjung Perak dilakukan untuk memaksimalkan pengawasan terhadap arus orang dan barang yang keluar masuk kawasan pelabuhan.
Selain karena menjadi wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak, lokasi tersebut dinilai strategis untuk mendeteksi lebih dini potensi peredaran narkoba maupun barang ilegal yang memanfaatkan jalur laut sebagai sarana distribusi.
Baca juga: Polres Tuban Gagalkan Peredaran Sabu dan Ekstasi, Dua Pengedar Diamankan
"Kegiatan ini merupakan langkah preventif sekaligus penegakan hukum untuk menciptakan transportasi laut yang aman dan bebas dari penyalahgunaan narkoba," katanya.
Polres Pelabuhan Tanjung Perak memastikan operasi serupa akan terus digelar secara rutin setiap bulan dengan waktu yang tidak ditentukan. Strategi tersebut diterapkan agar para pelaku penyalahgunaan narkoba maupun pengedar barang ilegal tidak dapat memprediksi jadwal pemeriksaan.
Melalui operasi acak ini, aparat berharap dapat mempersempit ruang gerak peredaran narkoba dan barang ilegal yang kerap memanfaatkan tingginya aktivitas distribusi di pelabuhan sebagai pintu masuk maupun keluar antarwilayah.
Editor : Muhammad
