Mili.id – Warung Penyetan Pegasus di kawasan Jalan Ngagel Jaya Barat, Surabaya, tidak hanya dikenal karena sajian penyetannya yang lezat, tetapi juga karena kisah inspiratif di balik pelayanannya. Di tengah ramainya pelanggan yang datang setiap hari, dua teman tuli tampak sigap melayani pembeli dengan penuh semangat.
Mereka adalah Dayyan (22) dan Ardan (20), dua sahabat yang bekerja membantu operasional warung milik keluarga Dayyan. Dalam keseharian, keduanya berbagi tugas mulai dari membersihkan meja, memasak, hingga menyiapkan pesanan pelanggan. Meski bekerja dalam keterbatasan komunikasi verbal, mereka mampu membangun kerja sama melalui bahasa isyarat, tatapan mata, dan kebiasaan yang terjalin selama bekerja bersama.
Pemilik warung, Ida (55), mengatakan kehadiran Dayyan dan Ardan menjadi kekuatan tersendiri bagi usaha kuliner tersebut. Pelanggan pun perlahan ikut menyesuaikan cara berkomunikasi saat memesan makanan.
Dayyan mengaku telah membantu usaha keluarganya selama dua tahun terakhir. Sebelum fokus di warung, ia sempat bekerja di sebuah hotel selama sekitar sembilan bulan. Pengalaman itu menjadi bekal baginya untuk melayani pelanggan dengan lebih percaya diri.
“Awalnya masih belajar membuat minuman dan memasak, sekarang sudah terbiasa membantu di warung,” ujar Dayyan melalui bahasa isyarat yang diterjemahkan rekannya.
Suasana hangat juga terasa karena warung tersebut kerap menjadi tempat berkumpul komunitas teman tuli di Surabaya. Mereka datang tidak hanya untuk makan, tetapi juga saling mendukung dan berbagi semangat.
Bagi Dayyan, bekerja di warung bukan sekadar mencari penghasilan, melainkan juga bentuk bakti kepada keluarga. Ia mengaku tetap memilih membantu ibunya meski memiliki kesempatan bekerja di tempat lain.
“Kalau warung ramai dan ibu sendirian, saya tidak tega,” ungkapnya.
Selain kisah inspiratif di baliknya, Penyetan Pegasus juga dikenal memiliki menu yang digemari pelanggan. Beragam lauk seperti ayam, bebek, tahu, tempe, usus, dan ikan disajikan dengan pilihan sambal mentah maupun sambal goreng khas warung tersebut. Harga yang terjangkau membuat warung ini menjadi salah satu tujuan kuliner favorit warga Surabaya.
Dayyan berharap ke depan semakin banyak teman tuli memperoleh kesempatan kerja yang luas dan setara di berbagai bidang.
Editor : Redaksi
