Anas Karno
Mili.id - Penghapusan denda pajak PBB dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila dan Pahlawan, mendapatkan antusias dari warga Surabaya.
Begitu ungkap Wakil Ketua Komisi B Anas Karno kepada wartawan petang ini.
Ia menjabarkan, pengahapusan denda berdampak pada pendapatan Pemkot. Hingga akhir bulan ini, yang semula cuma Rp 902 juta, jauh lebih meningkat menjadi Rp 2,1 M
"Jadi saya sempat komunikasi dengan dinas terkait, naik sekitar 200%," beber Anas.
Berbondong-bondongnya masyarakat yang membayar pajak kian tinggi. Mendapatkan pujian Anas. Untuk itu, ia menekankan pihak terkait mendorong warga lebih antusias lagi dengan program tersebut.
"Antusias warga ini perlu digenjot lagi." Imbau
Sebab, menurutnya, penghapusan denda tidak jadi bayang-bayang atau beban masyarakat kembali. Sembari berharap pendapatan jauh lebih meningkat dari bulan sebelumnya.
"Oktober mudah-mudahan lebih signifikan." demikian papar Anas.
Baca juga: Aliansi Kalijudan Bersih, Desak Pengurus LPMK Mundur dan Dugaan Pungli Diusut Tuntas
Copyright © Mili.id 2022
Baca juga: PKS Semprot OPD Surabaya, Respons Lambat Dinilai Hambat Pelayanan Publik
Editor : Redaksi
