Presiden Prabowo Subianto akan meresmikan program Sekolah Rakyat (SR) pada 12 Januari 2026. Peresmian dipusatkan di Sekolah Rakyat Terpadu 9 Banjarbaru, Kalimantan Selatan
Mili.id - Presiden Prabowo Subianto akan meresmikan program Sekolah Rakyat (SR) pada 12 Januari 2026. Peresmian dipusatkan di Sekolah Rakyat Terpadu 9 Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Program ini merupakan sekolah gratis yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem agar mereka mendapatkan pendidikan yang layak dan dapat keluar dari jerat kemiskinan.
Dilansir dari CNBC, Hingga saat ini, terdapat 166 Sekolah Rakyat setara SD, SMP, dan SMA yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Sejak mulai berjalan pada 2025, program ini telah menampung sekitar 15.900 siswa dari keluarga kurang mampu. Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 6,6 triliun dari total pagu Rp 8,2 triliun untuk mendukung program ini.
Baca juga: Sekolah Rakyat Dharmasraya Ditarget Tuntas Juni 2026
Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan Sekolah Rakyat merupakan gagasan langsung Presiden Prabowo dan menjadi bagian dari upaya memutus rantai kemiskinan antargenerasi. Menurut data BPS, masih ada lebih dari tiga juta anak usia sekolah yang belum atau tidak bersekolah karena keterbatasan ekonomi.
Sekolah Rakyat diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin yang masuk Desil 1 dan 2 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Proses penerimaan siswa tidak menggunakan tes akademik, melainkan berdasarkan data dan verifikasi langsung ke rumah calon siswa. Di awal masuk sekolah, siswa juga mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis dan pemetaan bakat melalui DNA Talent Mapping.
Berbeda dengan sekolah pada umumnya, Sekolah Rakyat menggunakan konsep sekolah berasrama. Seluruh kebutuhan siswa seperti seragam, makanan, asrama, dan perlengkapan sekolah ditanggung sepenuhnya oleh negara. Konsep ini bertujuan membentuk karakter siswa agar lebih mandiri, disiplin, dan terampil.
Selain pendidikan akademik, Sekolah Rakyat juga menyiapkan masa depan siswa setelah lulus. Siswa akan diarahkan sesuai bakat dan minatnya, baik untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi melalui program beasiswa maupun langsung bekerja sesuai keterampilan yang dimiliki.
Baca juga: 4 Juta Anak Indonesia Tak Sekolah, Jawa Barat Tertinggi
Program Sekolah Rakyat juga terintegrasi dengan berbagai bantuan pemerintah lainnya, seperti bantuan sosial, perbaikan rumah, jaminan kesehatan, makan bergizi gratis, serta pemberdayaan ekonomi orang tua. Dengan pendekatan terpadu ini, pemerintah berharap Sekolah Rakyat dapat menjadi solusi nyata dalam pengentasan kemiskinan di Indonesia.
Ke depan, pemerintah menargetkan pembangunan 500 Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia agar semakin banyak anak dari keluarga kurang mampu mendapatkan masa depan yang lebih baik.
Editor : Redaksi
