Honor kembali membuat gebrakan di pasar smartphone. Produsen asal China ini resmi memperkenalkan Honor Power2, ponsel dengan baterai jumbo 10.080 mAh yang dikemas dalam bodi super tipis. Kehadirannya langsung menyita perhatian, terutama lewat varian warna Sunrise Orange yang disebut-sebut menyerupai warna khas iPhone 17 Pro.
Keunggulan utama Honor Power2 terletak pada penggunaan baterai silicon-carbon (Si/C). Teknologi ini menawarkan kepadatan energi lebih tinggi dibanding baterai lithium-ion konvensional, sehingga kapasitas besar dapat disematkan tanpa membuat bodi ponsel menjadi tebal.
Berkat teknologi tersebut, Honor Power2 hanya memiliki ketebalan 7,98 mm dengan bobot 216 gram—angka yang terbilang impresif untuk ponsel berkapasitas baterai di atas 10.000 mAh.
Dilansir dari inet.detik, Honor mengklaim daya tahan baterainya sanggup menemani aktivitas berat sepanjang hari. Berdasarkan pengujian internal, ponsel ini mampu memutar video hingga 26 jam, navigasi selama 17 jam, serta bermain game nonstop hingga 14 jam.
Meski dibekali baterai besar, waktu pengisian tetap efisien. Honor Power2 mendukung pengisian cepat 80W wired, yang diklaim mampu memangkas waktu charging secara signifikan. Tak hanya itu, ponsel ini juga mendukung reverse charging hingga 27W, memungkinkan Power2 berfungsi sebagai power bank untuk mengisi daya perangkat lain.
Di sektor tampilan, Honor Power2 mengusung layar AMOLED 6,79 inci beresolusi FHD+ dengan refresh rate 120 Hz. Tingkat kecerahan puncaknya mencapai 1.800 nits, membuat layar tetap nyaman digunakan di bawah sinar matahari.
Untuk keamanan, sensor sidik jari telah tertanam di bawah layar, sementara kamera depan 16 MP ditempatkan dalam desain punch-hole. Tak hanya tampil premium, ponsel ini juga tangguh berkat sertifikasi IP68, IP69, dan IP69K, yang menjamin ketahanan terhadap air bertekanan tinggi serta debu ekstrem.
Dari sisi performa, Honor Power2 menjadi ponsel pertama di dunia yang ditenagai MediaTek Dimensity 8500 Elite. Chipset ini mengusung desain CPU all-big core berbasis ARM Cortex-A725, dengan inti utama berkecepatan hingga 3,4 GHz.
Urusan grafis dipercayakan pada GPU Mali-G720 MC8, yang diklaim mampu mencetak skor AnTuTu lebih dari 2,4 juta poin. Performa tersebut ditopang RAM 12 GB LPDDR5X serta pilihan penyimpanan 256 GB atau 512 GB UFS 4.1, sehingga mumpuni untuk multitasking dan gaming berat.
Harga dan Ketersediaan
Honor Power2 dibanderol CNY 2.699 untuk varian 12/256 GB dan CNY 2.999 untuk 12/512 GB, atau setara Rp 6 jutaan hingga Rp 6,7 jutaan. Penjualan perdana di China akan dimulai pada 9 Januari, sementara ketersediaan global, termasuk Indonesia, masih belum diumumkan secara resmi.
Editor : Redaksi
