Pasuruan, mili.id - Tim Kosabangsa Universitas Yudharta Pasuruan dan Unisma melakukan pendampingan Program Kosabangsa di Dusun Bekacak, Kelurahan Kolursari, Kecamatan Bangil.
Pendampingan itu dilakukan Sabtu, 10 Oktober 2024.
Baca juga: Dukung Asta Cita Presiden, Polsek Puspo Panen Jagung Bersama Petani
Dari Unisma (Universitas Islam Malang) diwakili Dr. Rini rahayu Kurniaty, M.AB Selaku ketua pendamping Program Kosabangsa. Yang bersangkutan dari prodi Administrasi Bisnis Fakultas Ilmu Sosial dan Politik dan Dr. Ari Hayati, MP Dosen Program Studi Biologi.

Sedangkan dari Perguruan Tinggi Pengusul diwakili oleh Dr. Aminullah, S.Sos, M.AP selaku ketua, dan Dr. Any Urwatul Wusko, M.AB dan Rahmat Zainul Abidin, M.Kom selaku anggota.
Kegiatan Kosabangsa 2024 ini berfokus pada permasalahan mitra, baik penggerak wisata BanyuMili dan UMKM BanyuMili.
Fokus kegiatan meliputi kesulitan dalam hal marketing produk, baik wisata dan UMKM, karena belum adanya marketplace (e-commerse), sehingga dibutuhkan digitalisasi marketing.
Baca juga: Tak Hanya Jaga Kamtibmas, Bhabinkamtibmas di Tutur Ikut Rawat Ladang Jagung Warga

Selain itu, produk UMKM juga belum dikenal di luar kabupaten, karena minimnya kapasitas sumber daya manusia dalam manajemen keuangan.
Dr. Aminullah S.Sos, M.AP menyatakan bahwa sesuai dengan permasalahan yang dihadapi oleh mitra sasaran, baik Pokdarwis dan UMKM BanyuMili, maka kegiatan ini menitikberatkan pada kegiatan Pokdarwis Banyu Mili.
Kegiatan Pokdarwis (kelompok sadar wisata), meliputi pelatihan digitalisasi marketing, pelatihan manajemen keuangan dan pembuatan alat mitigasi banjir.

Untuk UMKM BanyuMili difokuskan pada pembuatan digital marketing berbasis web dan android. Kemudian pembuatan digital marketing dan marketplace untuk pemasaran wisata desa BanyuMili.
Lalu pelatihan digitalisasi marketing dan pelatihan manajemen keuangan.
Editor : Narendra Bakrie
