Gaya khas Menpora RI Erick Thohir saat memberikan keterangan pada wartawan di PSSI
Jakarta, mili.id - Erick Thohir resmi mengemban amanah baru sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI di Kabinet Merah Putih 2024-2029. Presiden Prabowo Subianto melantiknya di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (17/9/2025).
Sebelumnya menjabat sebagai Menteri BUMN, Erick kini dipercaya memimpin kementerian yang dekat dengan kiprahnya selama ini di dunia olahraga. Nama Erick akhirnya dipilih setelah sempat muncul sejumlah kandidat lain seperti Wamenpora Taufik Hidayat, Raffi Ahmad, hingga Putri Annetta.
Baca juga: Indonesia Siap Gelar AVC Men’s Champions League 2026 di Pontianak, Momentum Kebangkitan Voli Asia
Karier Erick di pemerintahan sudah teruji sejak era Presiden Joko Widodo. Ia pertama kali masuk kabinet sebagai Menteri BUMN setelah sukses memimpin Asian Games 2018 sebagai Ketua Panitia Pelaksana. Kala itu, banyak pihak justru menebak Erick bakal menjadi Menpora, namun realitas membawanya ke BUMN.
Kini, di era Presiden Prabowo, prediksi itu akhirnya terwujud. Erick Thohir yang sejak lama akrab dengan olahraga, terutama sepak bola dan bola basket, dipercaya mengawal kebijakan pemuda dan olahraga Indonesia.
Baca juga: FIFA Series 2026 Jadi Ujian Perdana John Herdman, Erick Thohir: Momentum Bangun Era Baru Timnas
Rekam jejak Erick di olahraga memang tak diragukan lagi. Ia pernah menjadi Presiden Inter Milan, pemilik klub DC United di Amerika Serikat, Oxford United di Inggris, hingga Persis Solo di Tanah Air. Di basket, Erick mendirikan Satria Muda, pernah menjabat Ketua Perbasi, bahkan menjadi bagian dari kepengurusan FIBA.
Sebagai Ketua Umum PSSI, kiprahnya juga mencuri perhatian. Di bawah kepemimpinan Erick, Timnas Indonesia menembus babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 dan U-17 berhasil lolos ke Piala Dunia U-17 2025 di Qatar.
Baca juga: PSSI Tegaskan Tak Intervensi, Erick Thohir Bantah Tudingan Media Malaysia soal Laporan ke FIFA
Dengan pengalaman panjang itu, publik menaruh harapan besar pada Erick Thohir. Ia diharapkan mampu melahirkan terobosan baru dalam pembinaan olahraga sekaligus memperkuat peran generasi muda di tingkat nasional maupun internasional.
Editor : Muhammad
