Neymar menangis tersedu-sedu di lapangan setelah Santos menelan kekalahan memalukan.
Brazil, mili.id - Santos mengalami malam kelam di Stadion Vila Belmiro setelah dihajar 0-6 oleh Vasco da Gama pada laga Serie A Brasil, Kekalahan memalukan itu membuat bintang utama mereka, Neymar Jr, tak kuasa menahan air mata di lapangan.
Neymar, yang baru kembali ke Santos awal tahun ini setelah petualangan singkatnya di Arab Saudi, menyebut kekalahan tersebut sebagai yang terburuk sepanjang kariernya. Ia tampak emosional saat menyapa suporter dan mengaku merasa malu dengan performa tim.
“Saya benar-benar kecewa. Para penggemar punya hak penuh untuk marah. Kalau mereka mau berteriak, menghina, itu hak mereka. Sikap kami di lapangan sangat mengerikan. Saya belum pernah mengalami hal seperti ini dalam hidup saya,” kata Neymar dengan nada getir, Selasa(19/8/2025).
Kekalahan telak ini bukan hanya memperburuk posisi Santos yang kini hanya berjarak dua poin dari zona degradasi, tetapi juga langsung memakan korban. Hanya 30 menit setelah laga berakhir, manajemen klub mengumumkan pemecatan pelatih Cleber Xavier.
Dilansir dari The Sun, pertandingan itu juga mencatat sejarah buruk bagi Santos. Untuk pertama kalinya, mereka kebobolan enam gol di kandang sendiri dalam kompetisi liga. Philippe Coutinho menjadi bintang kemenangan Vasco dengan dua golnya, sementara empat gol lain melengkapi penderitaan tim asal São Paulo itu.
Bagi Neymar, momen tersebut menjadi pukulan berat. “Air mata itu bukan hanya karena kesedihan, tapi juga kemarahan. Saya merasa tidak bisa membantu sama sekali. Semua orang di tim ini harus pulang dan berpikir apa yang sebenarnya ingin kami lakukan,” ujarnya.
Kini, Santos menghadapi tekanan besar untuk segera bangkit. Jika tidak, klub yang pernah melahirkan legenda sepak bola seperti Pelé itu berpotensi terjerumus ke jurang degradasi.
Editor : Erwin Muhammad
