Kapten PERSIB, Marc Klok memberikan keterangan pers menjelang pertandingan play-off AFC Champions League Two 2025/26 melawan Manila Digger di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Selasa, 12 Agustus 2025. (official Persib)
Bandung, mili.id - Persib Bandung bersiap menjalani laga yang akan menentukan nasib mereka di kancah Asia. Tim berjuluk Maung Bandung itu dijadwalkan menjamu klub asal Filipina, Manila Digger FC, pada babak play-off AFC Champions League Two (ACL 2) musim 2025/2026.
Pertandingan penentuan ini akan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage, Rabu (13/8/2025) pukul 19.00 WIB. Format yang digunakan adalah single match alias satu pertandingan tanpa leg kedua. Artinya, siapa pun yang keluar sebagai pemenang langsung mengamankan tiket ke fase grup ACL 2, sementara yang kalah harus turun kasta ke AFC Challenge League.
Baca juga: Persib Datangkan Sandy Walsh, Maung Bandung Kirim Sinyal Kuat Pertahankan Gelar Juara
Dilansir dari laman Persib, Bagi Persib, ini adalah peluang emas untuk mengibarkan bendera Indonesia di kompetisi level kedua antarklub Asia. Namun, lawan yang dihadapi penuh tanda tanya. Minimnya informasi soal Manila Digger FC menjadi tantangan tersendiri bagi tim pelatih Maung Bandung.
Baca juga: Persib Juara Lagi! Maung Bandung Resmi Cetak Hattrick Gelar dan Kukuhkan Dominasi di Indonesia
Liga Filipina yang belum bergulir membuat data performa klub ini nyaris tak tersedia. Bahkan, rekaman pertandingan dan catatan statistik Manila Digger pun sangat terbatas. Hal ini memaksa Persib menyiapkan strategi ekstra hati-hati untuk mengantisipasi segala kemungkinan.
Manila Digger sendiri merupakan pendatang baru di kompetisi antarklub Asia. Status mereka sebagai tim misterius justru berpotensi menghadirkan kejutan di GBLA.
Baca juga: Hodak Rem Tegas Euforia Juara, Persib Diminta Fokus Hadapi Persijap
Maung Bandung pun dituntut tampil tanpa celah sejak menit pertama. Dukungan penuh Bobotoh di rumah sendiri akan menjadi modal berharga untuk memastikan langkah mereka menuju panggung besar ACL 2.
Editor : Erwin Muhammad
