Rute Surabaya-Thailand dan Kalimantan AirAsia (Foto: Tito/mili.id)
Surabaya, mili.id - AirAsia bakal mengoperasikan sejumlah rute internasional dan domestik terbaru dari Surabaya pada Oktober 2025.
Plt Direktur Utama Indonesia AirAsia, Captain Achmad Sadikin Abdurachman menyebut rute baru meliputi internasional ke Don Mueang, Bangkok-Thailand, serta rute domestik ke Balikpapan dan Berau di Kalimantan Timur, serta Tarakan, Kalimantan Utara.
Baca juga: DPRD Surabaya Ingatkan Hepatitis B Ancam Nyawa Tanpa Gejala
Menurutnya, pembukaan rute baru sebagai bentuk komitmen AirAsia untuk terus memperluas konektivitas udara di Indonesia, sekaligus menghadirkan akses perjalanan yang terjangkau dan berkualitas bagi masyarakat.
"Dipilihnya Surabaya karena memiliki potensi besar sebagai penghubung ke berbagai destinasi domestik dan internasional. Dan kami percaya langkah ini akan semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu hub penting Indonesia AirAsia," terang Achmad dikutip Minggu (20/7/2025).
Achmad menambahkan bahwa Surabaya telah memainkan peran penting dalam jaringan penerbangan internasional AirAsia, dengan sejumlah rute yang sudah beroperasi seperti Kuala Lumpur, Johor Bahru, dan Penang.
"Sehingga kehadiran rute baru ke Bangkok ini tidak hanya memperkuat posisi tersebut, tetapi juga memperluas konektivitas internasional melalui layanan fly-thru, yang memungkinkan penumpang terhubung ke berbagai destinasi populer di Asia seperti Chiang Mai, Chiang Rai, Da Nang, Hanoi, Shanghai, Guangzhou, Tokyo, Seoul, dan kota-kota lainnya via Don Mueang International Airport," papar dia.
Sementara Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur, (Kadishub Jatim), Nyono menyambut baik kehadiran rute-rute baru AirAsia dari Surabaya, khususnya penerbangan langsung ke Bangkok dan sejumlah kota di Kalimantan. Kehadiran konektivitas baru
ini akan semakin memperkuat posisi Jawa Timur sebagai gerbang baru Nusantara.
"Langkah ini strategis sejalan dengan yang dideklarasikan Gubernur Jatim sebagai gerbang baru Nusantara, dalam mendorong konektivitas udara dan pertumbuhan sektor pariwisata serta ekonomi. Kecepatan layanan transportasi udara akan memberikan dampak ekonomi yang luar biasa, termasuk meningkatnya aksesibilitas dan mobilitas masyarakat," ujar Nyono.
Airport Operations & Service Division Head Bandara Juanda, Budy Ariyanto, turut menyambut baik rencana ini.
"Alhamdulillah, ini momentum luar biasa. Penumpang makin banyak walau jumlah pesawat masih terbatas. Rute baru akan menambah traffic signifikan," tambahnya.
Rute baru ini diharapkan bisa membuka peluang pengembangan rute lain dari bandara-bandara potensial di Jatim, seperti Dhoho, Banyuwangi, Jember, dan Bawean. Dengan dukungan transportasi udara yang kuat, industri pariwisata dan ekonomi daerah diyakini akan terus tumbuh.
Editor : Narendra Bakrie
