Tewasnya Pria asal Pasuruan dalam Kecelakaan Kerja di Sunrise Mall Mojokerto

Tewasnya Pria asal Pasuruan dalam Kecelakaan Kerja di Sunrise Mall Mojokerto © mili.id

Tim Inafis Polres Mojokerto Kota melakukan identifikasi di TKP (Foto: Nana/mili.id)

Mojokerto, mili.id - Pria asal Gempol, Pasuruan M Roby Herianto (29) tewas dalam kecelakaan kerja di Sunrise Mall 2 Mojokerto pada Selasa (8/7/2025).

Kecelakaan kerja itu terjadi saat korban mengerjakan instalasi listrik kamar mandi bersama rekan-rekannya dari PT Indo Buana, tepatnya di area exhaust fan blower mal tersebut.

Baca juga: Ratusan Relawan Mojokerto Ikuti Pelatihan Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran, Ini Kata Cak Sumardi

Kapolsek Magersari, Kompol Amat yang berada di lokasi menyebut bahwa korban diduga terjatuh saat berada di atas scaffolding.

Di lokasi juga ditemukan alat kerja, seperti tang dan isolasi untuk diamankan sebagai barang bukti.

"Dugaan sementara korban jatuh dari atas ke scaffolding. Yang bersangkutan sedang menyambung kabel untuk kelistrikan," jelas Amat dikutip Rabu (9/7/2025).

Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, polisi menduga korban diduga terburu-buru saat bekerja, karena waktu kerja hampir selesai, sekitar pukul 17.00 WIB.

“Dimungkinkan korban ini sudah jam waktunya pulang, sudah tergesa-gesa," tambahnya.

Korban juga ditemukan tak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) sebagai SOP dalam pengerjaan proyek pekerjaan fisik.

Baca juga: Razia Gabungan di Lapas Mojokerto, Tak Ditemukan Narkoba dan Ponsel di Kamar Hunian

"Melihat kondisinya itu, korban tidak memiliki safety. Korban pekerja dari pihak ketiga, PT Indo Buana," imbuhnya.

Terpisah, Mandor Proyek PT Indo Buana, Setiawan (39) membeberkan, korban merupakan karyawan freelance di perusahaan asal Sidoarjo ini. Perusahaan ini bergerak di bidang mechanical electrical and plumbing (MEP).

Meski begitu, Setiawan tak bisa memastikan penyebab jatuhnya korban, karena saat kejadian dirinya di dalam kantor.

"Kalau itu mungkin bisa (korban) capek, ada pikiran lain. Kalau tersengat listrik tidak, karena panel fan di dalam kamar mandi posisi off," jelasnya.

Baca juga: Dari Kandang Binaan ke Meja Warga, Kurban Berkah BAZNAS Mojokerto Hidupi Peternak dan Ribuan Mustahik

Ia membenarkan saat kejadian, korban tidak memakai peralatan keselamatan kerja. Padahal, peralatan safety sudah pihaknya sediakan. Selain itu, korban biasanya memakai peralatan pengaman setiap bekerja di ketinggian.

"Iya (korban tidak memakai peralatan safety), mungkin tadi itungannya cepat-cepat karena cuma satu yang di-connect, mungkin 5 menit selesai, daripada ribet-ribet dia langsung naik (scafolding)," pungkasnya.

Jenazah korban telah dievakuasi ke kamar jenazah RSUD dr. Wahidin Sudirohusodo Kota Mojokerto untuk identifikasi lebih lanjut.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait