Pemberangkatan jenazah dari RSU Negara Bali ke Ketapang, Banyuwangi (Foto: Istimewa)
Bali, mili.id - Korban tewas dalam tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali hingga pukul 20.08 WITA, Kamis (3/7/2025) berjumlah 6 orang.
Keenam jenazah tersebut kini telah diberangkatkan dari RSU Negara, Jembrana, Bali menuju ke Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.
Baca juga: Korban Tewas Akibat KMP Tunu Pratama Jaya Jadi 15 Orang, 20 dalam Pencarian
6 korban meninggal itu bernama Anang Suryono (59), laki-laki, warga Jalan Serma ABD Rahman nomor 35; Eko Sastrio (51), laki-laki, warga Lingkungan Sukowidi, Klatak, Kalipuro, Banyuwangi;
Kemudian Elok Rumantini (34), perempuan, warga Lingkungan Sritanjung, Temenggungan, Banyuwangi; Cahyani (45), perempuan, warga Dusun Krajan Kulon.
Serta ibu dan anak asal Dusun Jimbar, Desa Tampung, Kecamatan Cluring, Banyuwangi, yakni Fitri April Lestari (32) dan Afnan Aqiel Mustafa (3) laki-laki.
Baca juga: Berlanjutnya Operasi SAR KMP Tunu Pratama Jaya dan Asa di Tengah Gelombang
Direktur Utama RSU Negara, Jembarana dr. Ni Putu Eka Indrawati mengonfirmasi hal tersebut. Jenazah diberangkatkan menggunakan ambulans.
"Ada enam jenazah yang kami pulangkan dengan ambulans, nanti akan diserahterimakan di Ketapang," katanya.
Baca juga: Update Korban KMP Tunu Pratama Jaya Tenggelam: 12 Orang Tewas, 30 Selamat
Eka menyatakan, pihaknya bersama petugas gabungan telah membuka posko 24 jam yang rencananya akan dilangsungkan selama 1-2 minggu ke depan.
"Kami bersama Inafis Polres Jembrana dan Dokkes Polri melakukan identifikasi jenazah. Kami juga buka posko dengan Polres Jembrana, BPBD dan Jasa Raharja 24 jam. Mungkin akan kami buka 1-2 minggu ke depan," pungkasnya.
Editor : Narendra Bakrie
