Camelia Habiba/Foto:roy/mili
Mili.id - Minimnya fasilitas pendidikan disejumlah wilayah kelurahan di Surabaya, disesalkan Wakil Ketua Komisi A, Camelia Habiba.
Hal ini diketahui pasca rapat koordinasi (Rakor) dengan Lurah se Surabaya, kemarin. Dari catatannya banyak kelurahan tidak mempunyai fasilitas pendidikan SMP Negeri.
Baca juga: Gerak Cepat Pemkot Surabaya Sidak Gion Spa, Management Kooperatif
"Ini tragis, tidak sedikit di wilayah kelurahan yang belum punya fasilitas pendidikan, seperti SMP Negeri." katanya melalui keterangan tertulis kepada Mili.id
Sehingga, ketika saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) masyarakat jadi kacau, dan terpaksa harus mencari bantuan agar bisa untuk masuk sekolah negeri.
Baca juga: SPMB 2026, DPRD Surabaya Tegaskan Tak Boleh Ada Anak Putus Sekolah
"Maka, ada oknom yang memanfaatkan situasi Ini dengan alih-alih bisa membantu. Tapi dengan imbalan yg tidak murah." sesal Ketua PC Fatayat NU Surabaya ini.
Habiba menyarankan, apabila pemerintah belum mampu membangun sekolah negeri. Sebaiknya merger atau kerjasama dengan sekolah swasta.
Baca juga: Wakil Ketua DPRD Desak Pemkot Surabaya Segera Evaluasi dan Sanksi Tegas Spa Bermasalah
Selanjutnya pemerintah menyampaikan ke publik mana saja sekolah yang telah teken kerjasama tersebut.
"Sehingga persiapan PPDB Ini tidak menjadi permasalahan rutin tiap tahun jaran baru, masyarakat kebingungan dan resah sehingga mereka memliih (oknum agar bisa masuk negeri)." Demikian beber Habiba.
Editor : Redaksi
