Sosialisasi Bidang Minat kepada mahasiswa semester 4 yang digelar Prodi Sistekin Untag Surabaya (Foto: Sistekin Untag Surabaya for mili.id)
Surabaya, mili.id - Program Studi (Prodi) Sistem dan Teknologi Informasi (Sistekin) Untag Surabaya menggelar Sosialisasi Bidang Minat kepada mahasiswa semester 4.
Sosialisasi dilakukan untuk mengenal lebih dalam terhadap Cyber Systems and Business Analytics (CSBA) dan Security and Digital Forensics (SDF).
Baca juga: Surabaya Kini Punya Kampung Inggris, Terinspirasi dari Pare Kediri
Prodi Sistekin Untag Surabaya membagi bidang minat menjadi dua kelompok, yaitu Kelompok CSBA yang diampu dosen Yusrida Muflihah, Intan Drikria, Anis Amna, Siti Mutrofin, dan Luvia Friska Narulita.
Sementara bidang minat SDF dikelola tim yang melibatkan Supangat, Agus Hermanto, dan Ardy Januantoro.
Dosen CSBA, Yusrida Muflihah menjelaskan, dalam kegiatan ini, mahasiswa diarahkan untuk merefleksikan potensi dan minat diri serta mengeksplorasi peluang karir yang relevan.
"Langkah ini penting untuk membekali mereka dalam menentukan pilihan bidang minat yang menjadi pondasi pengembangan kompetensi ke depan," ujar Yusrida melalui siaran tertulis yang diterima mili.id, Senin (26/5/2025).
Menurutnya, bidang CSBA ini berfokus pada pengembangan sistem bisnis siber berbasis web dan mobile, analitik data bisnis siber, interaksi manusia-komputer, serta manajemen sistem dan teknologi informasi.
"Penggunaan analitik data siber juga menjadi kunci dalam mendukung pemecahan masalah bisnis dan pengambilan keputusan organisasi, sehingga memberikan kontribusi besar dalam manajemen pengetahuan," terang dia.
Sementara bidang SDF terus berkembang, meliputi penanggulangan insiden darurat komputer (computer emergency incident response), pengembangan forensika digital (digital forensic research and development), manajemen pengetahuan (knowledge management), dan pemrosesan data (data processing).
Salah satu anggota tim riset, Supangat mengatakan dengan fokus utama pada keamanan jaringan siber, perlindungan data pribadi, dan forensika digital dalam sistem informasi.
Sehingga kelompok riset ini juga sangat memperhatikan aspek etika dalam pemanfaatan teknologi informasi.
Dia juga turut mendukung upaya tim dalam menghadirkan inovasi dan solusi keamanan siber yang bertanggung jawab secara moral dan profesional.
"Keamanan siber harus dijalankan dengan tanggung jawab moral dan profesional," ujarnya.
Secara spesifik, riset di SDF mencakup beberapa sub bidang penting, seperti tata kelola keamanan teknologi informasi, pengamanan jaringan siber, pengujian keamanan perangkat lunak, serta analisis forensika digital.
Baca juga: Kampus Merah Putih Untag Surabaya Kembali Jadi Rumah Keroncong Lewat UNCC 2025
"Semua fokus tersebut diarahkan untuk menciptakan solusi yang dapat meningkatkan keamanan data dan mencegah pelanggaran yang merugikan organisasi dan pengguna," bebernya.
Dia berharap dengan menguasai bidang minat masing-masing, mahasiswa Sistekin Untag Surabaya diharapkan menjadi profesional yang beretika dan menjunjung nilai-nilai kebangsaan.
"Mereka juga dipersiapkan menjadi ahli perekayasa sistem informasi siber yang mengutamakan keamanan, integrasi, dan mampu menyelesaikan masalah bisnis secara efektif," tegasnya.
Pembelajaran berkelanjutan menjadi kunci agar lulusan selalu mengikuti perkembangan terbaru di bidang keamanan perangkat lunak.
Editor : Narendra Bakrie
