Longsor Jalur Cangar-Batu, 1 Korban Ditemukan Tewas asal Sidoarjo

Longsor Jalur Cangar-Batu, 1 Korban Ditemukan Tewas asal Sidoarjo © mili.id

Tim SAR gabungan berada di lokasi longsor (Foto: Nana/mili.id)

Mojokerto, mili.id - Identitas satu korban longsor di Jalur Cangar-Batu yang ditemukan tewas terungkap, Kamis (3/4/2025).

Satu korban yang ditemukan tewas bernama Masjid Zatmo Setio (31), asal Desa/Kecamatan Kloposepuluh, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo.

Baca juga: CKG Kota Mojokerto Capai 71,5 Persen, Pemkot Kejar Cakupan 100 Persen pada Oktober

Dia ditemukan tewas dalam kondisi tertimbun material longsor. Dia merupakan pengemudi minibus yang melaju bersamaan dengan pikap putih.

Dua mobil itu tertimbun material longsor saat melaju dari arah Pacet, Mojokerto menuju Kota Batu.

Kepala BPBD Kabupaten Mojokerto, Yo’ie Afrida Soesetyo Djati membenarkan identitas satu korban tewas akibat longsor di Jalur Mojokerto-Kota Batu itu.

Baca juga: BPBD Mojokerto Mulai Distribusi Air Bersih ke Tiga Desa Terdampak Kemarau, Layani 2.776 KK

"Korban yang sudah ditemukan Masjid Zatmo Setio, alamat Kloposepuluh, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo," beber Yo'ie saat dikonfirmasi.

Sementara untuk korban lainnya masih belum bisa dievakuasi. Karena operasi SAR ditentukan sementara akibat hujan yang terus mengguyur lokasi, dan kondisi tanah yang sangat labil.

"Sementara masih satu (korban) yang berhasil dievakuasi, mengingat kondisi cuaca yang saat ini hujan terus menerus, dan kondisi tanah labil. Jadi Operasi SAR dihentikan, dilanjutkan kembali besok pagi," jelasnya.

Baca juga: Warga Kunjorowesi Bertahan dengan Mandi Sekali Sehari, Air Bersih Diprioritaskan untuk Memasak

Terpisah, Kapolres Mojokerto AKBP Ihram Kustarto membeberkan, terdapat dua kendaraan roda empat yang tertimbun longsor. Yakni, masing-masing satu unit minibus, dan pikap putih dengan nopol S 9137 NI.

"Benar ada dua unit kendaraan (mobil) yang tertimpa longsor ini. Untuk korban berhasil dievakuasi satu orang, dan proses pencarian akan dilakukan kembali besok jam 7 pagi," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait